Sepanjang Oktober, Kemenkeu Gelar Peringatan Hari Oeang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2020
Sepanjang Oktober, Kemenkeu Gelar Peringatan Hari Oeang

Uang Rupiah. (Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Keuangan memperingati hari oeang atau uang, selama satu bulan penuh pada Oktober ini, dengan diisi berbagai aktivitas seperti bakti sosial, hiburan, olahraga, kesenian, dan kreativitas terkait desain.

Tak hanya itu, Kemenkeu juga melakukan kegiatan sosial lainnya seperti donor darah, memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, hingga menggencarkan sosialisasi pembelian produk UMKM dalam negeri.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan keberadaan pandemi COVID-19 tidak boleh melunturkan semangat untuk memperingati Hari Oeang RI ke-74 yang telah dilakukan sejak 1946.

Baca Juga:

Bank Milik Daerah Rawan Dipakai Buat Danai Petahana di Pilkada

“Suasana COVID-19 yang kita semua tidak rencanakan telah mempengaruhi seluruh elemen dan dimensi bangsa negara. Tekad dan semangat merayakan Hari Oeang RI dan hari lahir Kemenkeu tidak boleh luntur,” katanya di Jakarta, Jumat.

Sri Mulyani menuturkan dalam peringatan Hari Oeang tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena tetap harus sejalan dengan krisis pandemi COVID-19 yang sedang dialami oleh Indonesia dan dunia.

Kemenkeu memutuskan untuk memilih tema ‘Adaptif, Responsif, dan Peduli tangani COVID-19’ sehingga kegiatan yang diadakan dalam peringatan ini berhubungan dengan kesehatan dan edukasi untuk dorong kebangkitan RI,” ujarnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara).
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara).

Sri menegaskan, sikap adaptif dapat dilakukan melalui pengelolaan instrumen APBN yang harus bisa fleksibel dalam merespon tantangan COVID-19 namun tetap dengan tata cara yang benar.

Sementara itu, sikap responsif bisa tergambarkan melalui perubahan APBN yang dilakukan untuk membantu masyarakat menangani dampak pandemi COVID-19. Saat ini, respon untuk membantu masyarakat dapat diberikan berupa fokus penggunaan APBN untuk bidang kesehatan, jaminan sosial, bantuan UMKM dan dunia usaha serta pemerintah daerah agar bangkit kembali.

Sedangkan untuk sikap peduli bisa diterapkan oleh masing-masing jajaran Kemenkeu untuk melalukan pengaturan keuangan negara dalam rangka menjaga daya tahan RI di tengah krisis pandemi.

“Kita lakukan adjustment untuk menjaga daya tahan RI dan keuangan negara agar kita bisa mengatasi COVID-19 yang luar biasa menantang dan berat. Insya Allah dengan ikhtiar dan doa bisa mengatasinya,” katanya.

Baca Juga:

Sri Mulyani Ungkap 4 Sektor Paling Tertekan Gegara COVID-19

#Kemenkeu #Sri Mulyani #Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hari Ini Mengamuk! Dolar AS Tumbang ke Rp18.082 Gara-Gara Sentimen Global dan Kuatnya Ekonomi Nasional
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini yang sukses menguat ke Rp18.082 per dolar AS. Simak analisis lengkap soal loyonya dolar dan kuatnya ekonomi RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Rupiah Hari Ini Mengamuk! Dolar AS Tumbang ke Rp18.082 Gara-Gara Sentimen Global dan Kuatnya Ekonomi Nasional
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Cek update nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS. Temukan analisis pergerakan kurs rupiah di tengah surplus neraca perdagangan dan panasnya diplomasi geopolitik global.
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Indonesia
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
KPK resmi menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus suap pejabat Bea Cukai Kemenkeu. Simak update selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
Indonesia
Indonesia Pantau Pergerakan Dana dan Aset Kripto Antarnegara, Otoritas Pajak Dikerahkan
Indonesia memiliki lebih dari 23 juta akun konsumen aset digital hingga Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Indonesia Pantau Pergerakan Dana dan Aset Kripto Antarnegara, Otoritas Pajak Dikerahkan
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini! Kurs rupiah anjlok ke Rp17.948 per dolar AS imbas melonjaknya data inflasi CPI Amerika dan ancaman suku bunga The Fed.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Indonesia
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Cek update nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup melemah tipis di Rp17.903 imbas penantian pasar atas data inflasi AS dan The Fed.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Bagikan