Sedang Cari Hewan Kurban? Berikut Ciri-Ciri Ternak Sehat

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 29 Agustus 2017
Sedang Cari Hewan Kurban? Berikut Ciri-Ciri Ternak Sehat

Hewan kurban (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jika anda sedang mencari hewan kurban, kenali dulu ciri-ciri hewan kurban yang sehat. Bagaimana cara membedakan ternak yang sehat dan tidak sehat?

Lazimnya hewan kurban sebaiknya berasal dari ternak yang sehat. Menurut Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT Dany Suhadi, ciri-ciri ternak sehat salah satu ciri utamanya dapat dilihat dari fisiknya.

"Ciri-ciri hewan kurban yang sehat seperti sapi dapat dilihat dari fisik sapi yakni tidak cacat, satu gigi telah berganti menandakan umur lebih dari dua tahun, dan tidak memiliki penyakit kulit," terang Dany Suhadi di Kupang, Selasa (29/8).

Sebagai daerah peternakan sapi terbesar di Indonesia, Dany menyatakan bukan hanya fisik semata dalam menentukan sehat tidaknya hewan kurban untuk Idul Adha. Selain itu, katanya ciri hewan yang kurang sehat di antaranya bermata merah, lemah tanpa ada tenaga dan tidak lincah.

"Secara kasat mata kondisi fisik hewan yang sehat di antaranya lincah, bulu tidak kusam, mulut hewan tidak berlendir dan kotoran normal, tidak cacat dan tidak memiliki penyakit kulit," katanya.

Untuk memastikan ciri hewan kurban sehat atau tidak, Dinas telah membentuk tim dan telah menerjunkan ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan intensif.

"Melalui tim pemeriksa maupun panitia Perayaan Hari-hari Besar Agama Islam (PHBI) kita meminta masyarakat untuk mengenali ciri-ciri ternak yang sehat untuk dijadikan kurban, agar hewan yang akan disembelih benar-benar layak dan aman dikonsumsi," katanya.

Ia menyebutkan untuk tindakan pencegahan sejak dua pekan terakhir, telah pemeriksaan oleh panitia, pihaknya juga menurunkan tim untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di tempat-tempat penjualan sapi, dan turun langsung ke masjid dan mushala.

"Kami selalu memantau kondisi kesehatan sapi kurban sebelum disembelih untuk memastikan sapi sehat dan tidak terjadi penyebaran penyakit sapi kepada manusia," jelasnya.

Tindakan ini katanya sebagai bentuk kepedulian, di mana maraknya pedagang hewan kurban yang menjualbelikan tanpa memikirkan kesehatan dagangannya. Saat ini katanya Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur mengintensifkan pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban yang akan disembelih pada tempat-tempat penjualan dan pemotongan hewan.

"Pemeriksaan secara intensif dilakukan sebelum puncak penyembelihan hewan (atau H-2 pelaksanaan kurban), termasuk setelah H+1 kurban," katanya.(*)

#Hewan Kurban #Idul Adha #Ternak Sapi #Daging Sapi #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Bantuan JHL Foundation terasa istimewa karena pertama yang diterima langsung komunitas mereka setelah terdampak gempa.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Merah Putih Kasih
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim JHL Foundation menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Indonesia
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Paus Leo XIV mengaku sangat sedih melihat korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan yang ditimbulkan bencana tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Indonesia
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Pertamina menunda pengoperasian Terminal BBM Reo di Manggarai, NTT pascagempa magnitudo 7,7. Dermaga masih menunggu tes struktur.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Indonesia
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Indonesia
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
BMKG mencatat 1.979 gempa susulan pasca gempa 7,7 SR di NTT hingga 17 Agustus 2026. Aktivitas masih fluktuatif, diperkirakan stabil dalam 2–3 pekan
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
Bagikan