Sarekat Islam Kutuk Serangan Teror di Mapolrestabes Medan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 November 2019
Sarekat Islam Kutuk Serangan Teror di Mapolrestabes Medan

Ketua Syarikat Islam Hamdan Zoelva. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Sarekat Islam Hamdan Zoelva mengutuk aksi terorisme yang dilakukan di Mapolrestabes Medan. Apalagi, pelaku diduga membawa-bawa ajara agama Islam.

Hamdan mengatakan, apa yang dilakukan pelaku adalah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama.

Baca Juga:

Kasus Bom Bunuh Diri di Medan Dinilai Sebagai 'Teguran' untuk Kapolri Idham Azis

"Melenceng jauh dari ajaran Islam," kata Hamdan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Polisi berjaga di lokasi ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/pras.
Polisi berjaga di lokasi ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/pras.

Hamdan mengatakan, pemerintah dan organisasi masyarakat harus perlu terus mengajarkan tentang kebaikan dan kebangsaan.

"Negara Indonesia yang dibangun itu adalah kesepakatan bersama. Islam diberikan keleluasaan untuk mengembangkan ajarannya namun ide tentang negara Islam itu tak relevan," jelas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Hamdan menyebut, ide soal negara khilafah juga tak relevan diterapkan di Indonesia.

"Di mana lagi negara khilafah di Indonesia. Itu tak ada lagi. Itu utopia saja. Arab Saudi mana mau dia. Itu karena punya kedaulatan masing-masing," kata Hamdan.

Baca Juga:

Pengamat Duga Pelaku Bom Bunuh Diri Terkait Tewasnya Abu Bakr Al-Baghdadi

Hamdan juga menyebut, jihad teroris adalah jihad yang salah kaprah.

"Itu gak bener. Karena ajaran agama sama sekali tak mengajarkan kekerasan apalagi sampai membunuh," tutup Hamdan.

TKP Ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan (Ist)
TKP Ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan (Ist)

Seperti diketahui, bom bunuh diri terjadi usai apel di Mapolrestabes Medan, pukul 08.45 WIB. Saat itu, banyak warga yang datang untuk membuat SKCK.

Pelaku disebut memakai jaket ojek online. Ada lima personel Polri dan satu warga yang menjadi korban atas insiden itu. (Knu)

Baca Juga:

Bomber Polrestabes Medan Pemilik Akun YouTube 'Rabbial Muslim Nasution'

#Aksi Teror #Bom Bunuh Diri #Hamdan Zoelva
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Pihak kepolisian memastikan bahwa setelah dilakukan penyisiran di lapangan, ancaman bom tersebut tidak terbukti
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Dunia
Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Kabinet menyebut India memiliki komitmen teguh terhadap kebijakan tanpa toleransi kepada terorisme.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
 Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Indonesia
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Perdana Menteri Shehbaz Sharif juga mengecam serangan itu dan menuduh India "menyebarkan terorisme di kawasan melalui kaki tangannya."
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Indonesia
Ledakan SMAN 72, Pelaku Diduga Bawa 7 Bom, masih ada 3 yang Aktif
Bahan peledak itu ditemukan di SMAN 72 Jakarta saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Ledakan SMAN 72, Pelaku Diduga Bawa 7 Bom, masih ada 3 yang Aktif
Indonesia
Pascaledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Belajar-Mengajar Dilakukan Daring
Pembelajaran akan difokuskan pada proses pemulihan dan persiapan mental siswa sebelum kembali ke sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Pascaledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Belajar-Mengajar Dilakukan Daring
Indonesia
Tragedi Ledakan di SMAN 72 Mengarah ke Aksi Terorisme, SETARA Institute Soroti Minimnya Program Pencegahan di Era Prabowo Imbas Efisiensi Anggaran
Nama-nama teroris dunia serta narasi ancaman di senapan mainan yang diduga milik terduga pelaku merupakan penegas bahwa tragedi tersebut bukanlah peristiwa kriminal biasa.
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Tragedi Ledakan di SMAN 72 Mengarah ke Aksi Terorisme, SETARA Institute Soroti Minimnya Program Pencegahan di Era Prabowo Imbas Efisiensi Anggaran
Indonesia
Siswa Terduga Pelaku Peledakan di SMAN 72 Jakarta Dicurigai Terpapar Konten Negatif di Media Sosial
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) diminta melakukan sistem perlindungan yang lebih ketat terhadap konten negatif di media sosial.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 November 2025
Siswa Terduga Pelaku Peledakan di SMAN 72 Jakarta Dicurigai Terpapar Konten Negatif di Media Sosial
Indonesia
Ledakan di SMAN 72, Mayoritas Korban Alami Gangguan Pendengaran
Pemulihan fisik terhadap para korban akan berlangsung cepat.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 November 2025
Ledakan di SMAN 72, Mayoritas Korban Alami Gangguan Pendengaran
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Siswa Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Utara Terpapar Paham Radikal
Terduga pelaku peledakan itu hanya satu orang.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 November 2025
Polisi Selidiki Dugaan Siswa Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Utara Terpapar Paham Radikal
Bagikan