Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
 Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya

Ledakan di India (NDTV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PEMERINTAH India secara resmi menyatakan ledakan mobil di kawasan sibuk Kota Delhi sebagai insiden teror. Ledakan yang terjadi di dekat Benteng Merah (Red Fort) nan bersejarah itu membunuh sedikitnya delapan orang dan melukai 20 lainnya pada Senin.

Kabinet Perdana Menteri Narendra Modi mengecam serangan itu dalam rapat keamanan pada Rabu malam, menyebutnya sebagai tindakan pengecut yang dilakukan kekuatan antinasional. Pihak berwenang sejauh ini belum mengumumkan tersangka atau melakukan penangkapan terkait dengan ledakan tersebut.

“Negara telah menyaksikan insiden teror yang keji, dilakukan kekuatan antinasional melalui ledakan mobil. Kabinet memerintahkan agar penyelidikan terhadap insiden ini dilakukan dengan segera dan profesional sehingga para pelaku, kaki tangan, dan pendukung mereka dapat diidentifikasi dan diadili tanpa penundaan,” kata mereka dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC.

Kabinet juga menegaskan mereka dengan tegas mengutuk tindakan biadab dan pengecut ini yang telah merenggut nyawa orang-orang tak bersalah. India, tambah mereka, memiliki komitmen teguh terhadap kebijakan tanpa toleransi kepada terorisme.

Baca juga:

Tiba-Tiba Duar! Stasiun Metro Red Fort New Delhi Meledak Hebat Bikin 8 Orang Meninggal, Gedung Sekitar Sampai Bergetar


Ledakan terjadi di dekat stasiun metro di sekitar Red Fort, salah satu markah kota paling terkenal di Delhi.

Komisaris Polisi Delhi, Satish Golcha, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 18.52 waktu setempat, ketika sebuah kendaraan yang bergerak lambat berhenti di lampu merah sebelum meledak, merusak kendaraan di sekitarnya. Seorang juru bicara polisi mengatakan ledakan berasal dari mobil Hyundai i20 yang sedang bergerak dan membawa tiga orang di dalamnya.

Begitu berita ledakan tersebar, polisi Delhi menyatakan siaga tinggi, dan negara bagian tetangga segera mengikuti, termasuk Uttar Pradesh di utara, yang merupakan wilayah padat penduduk dan lokasi Taj Mahal.

Polisi, ahli forensik, dan tim keamanan tengah melakukan penyelidikan. “Kami sedang menelusuri semua kemungkinan dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh. Semua opsi akan diteliti secara mendalam dan hasilnya akan kami sampaikan kepada publik,” ujar Menteri Dalam Negeri Amit Shah pada Senin setelah kejadian.

Benteng Merah (Red Fort) dibangun pada abad ke-17 dan menjadi tujuan wisata yang dikunjungi ribuan orang setiap hari. Setiap tahun, Perdana Menteri India menyampaikan pidato Hari Kemerdekaan dari situs bersejarah tersebut.(dwi)

Baca juga:

Ledakan di Delhi, PM Narendra Modi Tegaskan tak Ada Ampun bagi Pelaku

#India #Aksi Teror #Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Indonesia
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
R mengalami masalah psikologis karena perundungan, ia merupakan korban tindakan teman-temannya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
Indonesia
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
R yang merupakan pelajar di sana diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
Indonesia
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Indonesia
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Bom rakitan meledak di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengungkap pelaku berinisial R (17), pelajar yang belajar membuat bom dari internet dan grup daring. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
Tim penyidik Polda Metro Jaya saat ini tengah memeriksa intensif terduga pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa guna mengungkap motif asli tindakan tersebut
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
Indonesia
Isi Lengkap Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Pelaku Seret-Seret Pak RT
Teror bom hentikan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa. Pesan ancaman klaim bom di 11 titik dan seret nama Pak
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Isi Lengkap Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Pelaku Seret-Seret Pak RT
Berita Foto
Petugas Polisi Berjaga Pasca Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta
Personel Polisi membawa anjing pelacak saat proses penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 13 Juli 2026
Petugas Polisi Berjaga Pasca Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta
Indonesia
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Modi menyampaikan penghargaan atas keramahan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menyambut kunjungannya dengan penuh persahabatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Bagikan