Rutinitas Merawat Diri jadi Salah Satu Faktor Kebahagiaan Perempuan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 07 Desember 2023
Rutinitas Merawat Diri jadi Salah Satu Faktor Kebahagiaan Perempuan

Perawatan diri menjadi salah satu faktor kebahagiaan perempuan. ( Unsplash/Le Minh Phuong)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAWAT diri atau perawatan diri bagi perempuan adalah salah satu faktor yang dapat mereka bahagia berbunga-bunga. Tak hanya perasaan fresh namun juga merasa lebih cantik, bugar, dan menawan.

Dilansir dari laman Antara (6/12), Psikolog klinis dewasa Tiara Puspita mengatakan bahwa self care atau rutinitas merawat diri untuk menjaga keseimbangan emosional harus dilakukan secara sadar dan tahu kapan untuk mengatur waktu sesuai kebutuhan.

Baca Juga:

Jangan Keliru dalam Merawat Diri

diri
Dengan merawat diri, tubuh menjadi lebih sehat. (Pexels/Pavel Danilyuk)

Lulusan Universitas Indonesia ini menambahkan, “Self care adalah aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara sadar dan ada intensi untuk merawat diri dan menjaga keseimbangan untuk me-recharge diri. Kita harus tahu kapan memprioritaskan waktu dan tidak memaksa.”

Jadi seorang perempuan harus memiliki kesadaran yang baik dan mengatur waktu yang dipunyai. Dia menekankan bahwa tidak memaksakan diri melakukannya setiap hari. Namun perawatan diri yang singkat namun intens bisa menjadi cara meredakan stres yang membuatnya bahagia.

Sebaiknya, saran Tiara adalah membagi waktu seperti meluangkan 10 menit untuk latihan pernapasan, berjalan dengan memperhatikan sekitar, dan bersyukur atas apa yang terjadi hari ini. Hal-hal ini dapat menjadi cara untuk menjaga kesehatan emosional dan mental. Tak ketinggalan adalah berolahraga dan makan makanan bergizi dan tidur teratur.

Namun dia menekankan bahwa semua itu kembali pada masing-masing individu. Menurutnya dengan yang kita punya, self care tidak selalu harus mengeluarkan uang tapi dapat dilakukan dengan gratis.

Tita yang juga bergabung pada Tiga Generasi dan International Wellbeing Center ini mengatakan self care bisa dilakukan berkala atau sebulan sekali. tentunya dengan perencanaan yang baik saat tubuh sudah terasa selalu lelah, mulai gelisah, dan sensitif terhadap hal-hal kecil.

Tiara mengatakan terkadang seseorang tidak sadar dirinya sudah terlalu lelah secara mental sampai menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti masalah pencernaan, kulit sensitif, dan gatal-gatal.

Baca Juga:

Merawat Diri Tingkatkan Kehidupan Percintaan

diri
Merawat diri tentunya merupakan hal yang harus dilakukan oleh semua orang. (Pexels/Pixabay)

Self care yang baik membutuhkan perencanaan dan bujet yang dilakukan setiap bulan. Agar tidak mengganggu pengeluaran regular dan tidak menjadi masalah baru karena dana yang tidak terkontrol.

Jadi kalau seseorang tidak melakukan self care secara rutin, maka setiap ada masalah kecil dapat meledak-ledak dan tidak bisa mengontrol emosinya. Ujung-ujungnya berdampak negatif terhadap dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.

Menurutnya dalam jangka panjang dapat menjadi stres kronis. "Sakit secara fisik sampai opname, level tertingginya bisa jadi burnout."

Untuk mencegah burnout, dia menyarankan untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. "Enggak perlu lama-lama, main sama anak, pasangan, tapi tetap perlu ada waktu untuk diri sendiri,” jelasnya.

Ini tak sebatas untuk perempuan saja, pria pun pertlu melakukan perawatan diri. Hanya saja caranya berbeda-beda pada masing-masing individu.

Tita mengungkapkan kalau laki-laki lebih rentan mengalami depresi. Ini karena mereka sulit bercerita, sehingga sering mengalihkan dirinya ke hobi. Sementara wanita biasanya mengalihkan stresnya dengan berbelanja atau pergi bersama teman. (*)

Baca Juga:

Self Love, Cara Main Hati dengan Diri Sendiri

#Kesehatan #Kecantikan #Desember Sebangsa Bahagia
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan