Roket China Pecah di Orbit, Tinggalkan Puing di Luar Angkasa

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 15 Agustus 2024
Roket China Pecah di Orbit, Tinggalkan Puing di Luar Angkasa

Roket China pecah di orbit, tinggalkan jejak puing di luar angkasa. (Foto: Unsplash/Bill Jelen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lebih dari 50 pecahan sampah luar angkasa terdeteksi setelah peluncuran roket China. Hal ini menimbulkan risiko bagi satelit di orbit rendah Bumi.

Pada 6 Agustus, China meluncurkan roket Long March 6A yang membawa 18 satelit pita lebar sebagai bagian dari rencana megakonstelasi mirip Starlink milik SpaceX.

Roket ini diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan, Tiongkok utara, dengan satelit ditempatkan pada orbit kutub sekitar 800 kilometer di atas Bumi, demikian diungkapkan Gizmodo, beberapa hari lalu.

Baca juga:

Elon Musk Sebut Starlink Sudah Aktif di Rumah Sakit Gaza

Namun, bagian atas roket tersebut dilaporkan pecah setelah satelit diluncurkan. Slingshot Aerospace, perusahaan pelacak antariksa, mencatat lebih dari 50 serpihan puing yang membentuk ancaman serius bagi satelit lain di ketinggian serupa.

Ini adalah tahap pertama dari rencana China untuk meluncurkan 14.000 satelit guna meningkatkan layanan pita lebar, namun insiden ini mengindikasikan potensi masalah di masa depan.

Baca juga:

Jejak Kecil Dinosaurus di China Barat Laut

Ini bukan pertama kalinya Long March 6A menyebabkan masalah di orbit Bumi. Pada November 2022, bagian atas roket yang sama juga pecah, menciptakan awan besar berisi 350 pecahan.

Pecahan ini hampir mengenai satelit Starlink milik SpaceX, meski tidak ada kerusakan yang dilaporkan. Insiden terbaru ini menekankan pentingnya kepatuhan pada pedoman mitigasi sampah antariksa dan perlunya sistem pelacakan objek di luar angkasa. (waf)

#Satelit #China
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Dunia
China Bakal Singgung Penjualan Senjata AS saat Bertemu Trump di Beijing
Trump mengatakan, hal itu untuk menjawab pertanyaan apakah Amerika Serikat seharusnya menjual senjata kepada Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
China Bakal Singgung Penjualan Senjata AS saat Bertemu Trump di Beijing
Indonesia
Trump Dipastikan Terbang ke China, Bertemu Xi Jinping Buat Akhiri Permusuhan
KTT akan dibuka Kamis pagi dengan upacara penyambutan, diikuti tur bersama ke Kuil Langit dan jamuan kenegaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Trump Dipastikan Terbang ke China, Bertemu Xi Jinping Buat Akhiri Permusuhan
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Dunia
Negara Maju Siap Menetang Kebijakan China Kontrol Mineral Penting
Terdapat kekhawatiran terus-menerus soal dominasi China terhadap pasar logam tanah jarang (LTJ), yang biasanya digunakan manufaktur semikonduktor.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Negara Maju Siap Menetang Kebijakan China Kontrol Mineral Penting
Dunia
Sengketa Kepulauan Spratly Memanas, Patroli Filipina Usir 4 Kapal China
Kepulauan Spratly merupakan salah satu titik panas sengketa maritim di kawasan Asia Tenggara, yang diperebutkan Filipina, China, Vietnam, Malaysia, hingga Brunei
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sengketa Kepulauan Spratly Memanas, Patroli Filipina Usir 4 Kapal China
Bagikan