Resep Landai Lauk Pare asal Kalimantan Tengah

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 26 Maret 2018
Resep Landai Lauk Pare asal Kalimantan Tengah

Ilustrasi masakan berbahan dasar pare (Sumber: Pinterest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Bagi ibu-ibu yang sering di dapur pasti tahu dengan buah pare. Buah berwarna hijau ini memiliki ciri khas yakni rasa pahit saat dimakan. Meski demikian pare menyimpan berbagai manfaat.

Nah, salah satu olahan pare adalah Landai Lauk Pare asal Kalimantan Tengah. Masakan ini cukup populer di tempat asalnya. Di Kalimantan Tengah, Landai Lauk Pare sering dihidangkan saat acara kelahiran.

Penasaran resep olahan pare khas Kalimantan Tengah? Yuk langsung saja.

Bahan-bahan

- Buah Pare 200 gram
- Garam 11/2 sdt
- Ikan Belanak 4 ekor
- Jeruk Nipis 2 butir
- Minyak
- Lengkuas 2 cm, memarkan
- Serai 2 batang, memarkan
- Daun jeruk purut 6 lembar
- Tomat merah 1 buah, potong-potong
- Air 500 ml
- Gula Pasir 1 sdt
- Penyedap 1/2 sdt, bila suka

Bumbu iris tipis:

- Bawang Merah 5 siung
- Bawang Putih 3 siung
- Cabai Merah Keriting 5 buah
- Cabai Rawit Merah 4 buah
- Kunyit 3 cm, bakar, iris tipis

Cara membuat:

1. Belah pare, buang bijinya dan iris tipis.
2. Setelah itu remas pare dengan garam hingga berair. Bilas dan peras sampai airnya habis. Sisihkan.
3. Bersihkan ikan,kerat-kerat di beberapa bagian.
4. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis, kemudian goreng dalam minyak panas sampai matang. Angkat.
5. Panaskan sedikit minyak, masukan bumbu iris, lengkuas, serai, dan daun jeruk purut sampai harum dan matang.
6. Masukkan tomat dan pare, aduk rata.
7. Beri air, lada bubuk, gula pasir, dan penyedap.
8. Didihkan sekali lagi, angkat.
9. Tuang tumis pare ke atas ikan belanak yang digoreng tadi.
10. Landai Lauk Pare siap untuk disajikan.

Mudahkan? Lihat juga resep menu masakan lainnya di sini: Resep Aunu Senebre, Masakan Khas Papua Berbahan Dasar Teri

#Kuliner #Kuliner Unik #Kalimantan Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Tanpa ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Indonesia
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Pemerintah memperkuat pemadaman karhutla di Kalteng dan Sumsel. Data Kemenhut mencatat hotspot nasional turun 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
OMC sempat dilakukan sekali dengan menyebarkan 800 kilogram garam selama dua jam delapan menit. Namun, hasilnya nihil.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Bagikan