Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel

Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan melalui operasi pemadaman darat, dukungan operasi udara, serta optimalisasi operasi modifikasi cuaca (OMC). Upaya ini dilakukan seiring penurunan jumlah titik panas atau hotspot secara nasional sebesar 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.

Juru Bicara sekaligus Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton S.P. Panjaitan, mengatakan pemadaman darat tetap menjadi prioritas karena dinilai lebih efektif untuk menjangkau titik kebakaran.

"Sedangkan operasi pemadaman tentu mengutamakan operasi darat karena pemadaman ini yang lebih efektif. Operasi darat bisa memadamkan seketika, (walaupun) tidak sampai ke dalam gambut," ungkap Berton, Rabu (14/10).

Pemadaman Darat Jadi Prioritas Penanganan Karhutla

Selain mengandalkan pemadaman darat, pemerintah memberikan dukungan melalui operasi udara dan mengoptimalkan OMC. Pelaksanaan modifikasi cuaca tersebut mempertimbangkan ketersediaan serta pertumbuhan awan yang berpotensi mendukung terjadinya hujan.

Menurut Berton, OMC dapat dioptimalkan ketika pertumbuhan awan berada di wilayah yang memungkinkan untuk dilakukan penyemaian guna mendukung pembentukan hujan.

"Kemudian operasi OMC. OMC sangat bergantung pada pertumbuhan awan. Jadi ketika pertumbuhan awan ada di Kalimantan Barat kita optimalkan sehingga hujan yang kontinu, yang konsisten itu tetap terjadi. Jadi ini yang kita jaga momentumnya," jelasnya.

Baca juga:

Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare

OMC untuk Kalteng dan Sumsel Disesuaikan dengan Kondisi Awan

Berton menjelaskan, operasi modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di Kalimantan Tengah dilakukan dari beberapa lokasi. Pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan awan agar operasi berjalan optimal.

Sementara itu, untuk penanganan karhutla di Sumatera Selatan, OMC direncanakan menggunakan pangkalan di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

"Jadi, ada helikopter direncanakan dari sana karena visibility lebih memungkinkan di sana," terangnya.

Kemenhut Kerahkan 1.419 Personel Manggala Agni

Dukungan penanganan karhutla juga diperkuat melalui pengerahan personel. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Ristianto Pribadi, menyebutkan sebanyak 1.419 personel Manggala Agni diterjunkan di empat provinsi.

Kemenhut juga menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung penanganan karhutla. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 personel berstatus bantuan kendali operasi (BKO) saat ini aktif di lapangan.

Pengerahan personel tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang menjadi fokus penanganan.

Baca juga:

Karhutla Makin Meluas, Pemerintah Siapkan 30 Sumur Bor dan Tambah Ekskavator

Data Hotspot Oktober Lebih Rendah Dibandingkan September

Data Kemenhut menunjukkan jumlah hotspot pada periode 1–13 Oktober 2026 lebih rendah dibandingkan periode 17–30 September 2026.

Pada periode 17–30 September, tercatat 9.080 hotspot atau rata-rata 649 titik per hari. Jumlah tertinggi terjadi pada 20 September, dengan 1.843 titik.

Sementara itu, selama periode 1–13 Oktober 2026, jumlah hotspot tercatat sebanyak 7.519 titik. Puncaknya terjadi pada 8 Oktober dengan 1.029 titik.

Penurunan tajam juga terlihat pada data harian 13 Oktober. Jumlah hotspot nasional turun dari 1.085 titik pada 12 Oktober menjadi 244 titik pada 13 Oktober.

Secara nasional, 24 jam terakhir turun 77,5 persen. Khusus untuk di Kalimantan Tengah, terdapat penurunan dari 227 titik hotspot menjadi 65 titik hotspot. Serta di Sumatera Selatan dari 147 titik hotspot menjadi 59 titik hotspot,

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton S.P. Panjaitan.

(Asp)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Sumatra Selatan #Kalimantan Tengah #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Pemerintah memperkuat pemadaman karhutla di Kalteng dan Sumsel. Data Kemenhut mencatat hotspot nasional turun 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Indonesia
Ratusan Satwa Liar Terdampak Karhutla, Kemenhut Ungkap Spesies yang Berhasil Diselamatkan
Kemenhut mencatat 232 satwa liar berhasil diselamatkan dari karhutla hingga 8 Oktober 2026, termasuk 71 orang utan dan 76 bekantan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Ratusan Satwa Liar Terdampak Karhutla, Kemenhut Ungkap Spesies yang Berhasil Diselamatkan
Indonesia
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Bareskrim Polri menetapkan 223 tersangka karhutla. Lahan terbakar kini sudah mencapai 5.157 hektare.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Polri Tetapkan 223 Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Capai 5.157 Hektare
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
Biar Asap Tidak Masuk Negara Tetangga, Pemadaman Karhutla di Prioritaskan di Kalteng dan Sumsel
Penanganan akan terus dilakukan untuk memadamkan titik api dan mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
 Biar Asap Tidak Masuk Negara Tetangga, Pemadaman Karhutla di Prioritaskan di Kalteng dan Sumsel
Indonesia
Karhutla Makin Meluas, Pemerintah Siapkan 30 Sumur Bor dan Tambah Ekskavator
Pemerintah menyiapkan sekitar 30 sumur bor dan tambahan ekskavator untuk mengendalikan karhutla. Menhut juga mengoptimalkan modifikasi cuaca dan water bombing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Karhutla Makin Meluas, Pemerintah Siapkan 30 Sumur Bor dan Tambah Ekskavator
Indonesia
Ikut Terciduk OTT Lolos Tersangka, Sestama BNPB Rustian Tinggalkan KPK Tanpa Komentar
Sestama BNPB Rustian dipulangkan KPK usai diperiksa intensif setelah sempat ikut diamankan dalam OTT pengadaan dana bencana. Simak penjelasan Jubir KPK Budi Prasetyo!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Ikut Terciduk OTT Lolos Tersangka, Sestama BNPB Rustian Tinggalkan KPK Tanpa Komentar
Indonesia
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Untuk kasus karhutla yang melibatkan pelaku perorangan, Polri telah menetapkan 223 tersangka dari 273 laporan polisi yang ditangani di 12 polda.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Ada 98 Laporan Kasus Karhutla, Bareskrim Tetapkan 9 Orang Dari Korporasi
Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
KPK amankan 14 orang termasuk Sestama BNPB dalam OTT korupsi pengadaan barang dan dana bencana. Simak fakta lengkap dan respons BNPB di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
Bagikan