Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars

Tangkapan layar unggahan Thread @nonieaprilie Kamis (15/10).(foto: thread/nonieaprilie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TANPA ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung, Kamis (15/10).

Akun Thread @nonieaprilie membagikan potongan penampakan udara dari atas rumahnya. Video berdurasi semenit lebih itu menampilkan udara berwarna kelabu cenderung jingga. Saking tebalnya asap, pinggir pembatas jalan tampak tidak jelas, kemudian tiang listrik berjarak berkisar 300 meter pun tidak kelihatan.

"Maaf kalau aku masih terus mengunggah tentang kebakaran hutan dan lahan. Bukan mencari perhatian, hanya berharap suara kecil kami sampai ke hati yang belum tergerak. Dengan segala kerendahan hati, tolong berhentilah membakar hutan dan lahan. Tolong ingatlah yang terdampak bukan hanya alam, melainkan juga manusia yang sedang berjuang untuk bernapas," katanya dikutip Merahputih.com.

Noni pun membahkan potongan gambar dirinya yang sedang menjalani perawatan dengan alat nebulizer dan sinar. Di sana terlihat seorang perempuan muda yang menangis menahan sesak napas yang dialaminya.

"Harus memohon seperti apa lagi kami? Aku hanya salah satu dari sekian banyak penduduk Kalimantan yang terdampak. Tolong, sekali lagi aku memohon dengan segala kerendahan hati, tolong hentikan pembakaran hutan dan lahan. Jangan tunggu sampai semakin banyak dari kami yang jadi korban," katanya.

Baca juga:

Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla



Saat melihat video yang mengiris hati tersebut, ramai warganet menunjukkan simpati mereka. Mereka menyampaikan duka terhadap korban karhutla. "Ya Allah, enggak tega, Kak. Semoga Allah melindungi, menguatkan, dan memulihkan keadaan secepatnya. Aamiin," tulis akun @ntaaapril.

Warganet lain menuturkan kata-kata penyemat kepada pembuat utas tersebut. Ia bahkan bersedia untuk membantu menyiapkan masker jika diperlukan.

"Jangan lupa jaga kesehatan ya kak. Semisal butuh vitamin atau masker lebih jangan sungkan hubungi aku terima kasih," kata dia.(Tka)

Baca juga:

Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara






#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kalimantan Tengah #Kabut Asap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Tanpa ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
lemahnya mitigasi sebelum kebakaran turut memperparah situasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Indonesia
Tragedi Karhutla Samarinda Pencabut Nyawa! Lansia 60 Tahun Tewas Terpanggang Saat Bantu Padamkan Api
karhutla Samarinda, lansia tewas karhutla, kebakaran lahan Kaltim, Kelurahan Sidodadi Samarinda, RSUD AW Sjahranie, AKP Asriadi Jafar, Polsek Samarinda Ulu, Inafis Polresta Samarinda, pembakaran lahan pertanian, korban karhutla Kaltim, kemarau ekstrem Samarinda, berita Kaltim hari ini, berita Samarinda hari ini, evakuasi karhutla, berita bencana alam, asap karhutla, patroli karhutla Samarinda, bahaya kebakaran hutan, berita kriminal regional, berita Kaltim terbaru
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Tragedi Karhutla Samarinda Pencabut Nyawa! Lansia 60 Tahun Tewas Terpanggang Saat Bantu Padamkan Api
Indonesia
Apa itu Ground Fire? Fenomena Kebakaran Tersembunyi di Bawah Tanah
Ground fire merupakan fenomena kebakaran tersembunyi yang terjadi di bawah tanah. Namun, apa penyebabnya?
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Apa itu Ground Fire? Fenomena Kebakaran Tersembunyi di Bawah Tanah
Indonesia
Hotspot Karhutla di Sumatera Selatan Makin Bertambah, Secara Nasional Diklaim Menurun
Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 21.00 WIB pada 13 Oktober 2026, akumulasi hotspot pada periode 1–13 Oktober tercatat sebanyak 7.519 titik, dengan puncak harian sebanyak 1.029 titik pada 8 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla di Sumatera Selatan Makin Bertambah, Secara Nasional Diklaim Menurun
Indonesia
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Pemerintah memperkuat pemadaman karhutla di Kalteng dan Sumsel. Data Kemenhut mencatat hotspot nasional turun 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Indonesia
Ratusan Satwa Liar Terdampak Karhutla, Kemenhut Ungkap Spesies yang Berhasil Diselamatkan
Kemenhut mencatat 232 satwa liar berhasil diselamatkan dari karhutla hingga 8 Oktober 2026, termasuk 71 orang utan dan 76 bekantan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Ratusan Satwa Liar Terdampak Karhutla, Kemenhut Ungkap Spesies yang Berhasil Diselamatkan
Bagikan