MERAHPUTIH.COM - TANPA ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung, Kamis (15/10).
Akun Thread @nonieaprilie membagikan potongan penampakan udara dari atas rumahnya. Video berdurasi semenit lebih itu menampilkan udara berwarna kelabu cenderung jingga. Saking tebalnya asap, pinggir pembatas jalan tampak tidak jelas, kemudian tiang listrik berjarak berkisar 300 meter pun tidak kelihatan.
"Maaf kalau aku masih terus mengunggah tentang kebakaran hutan dan lahan. Bukan mencari perhatian, hanya berharap suara kecil kami sampai ke hati yang belum tergerak. Dengan segala kerendahan hati, tolong berhentilah membakar hutan dan lahan. Tolong ingatlah yang terdampak bukan hanya alam, melainkan juga manusia yang sedang berjuang untuk bernapas," katanya dikutip Merahputih.com.
Noni pun membahkan potongan gambar dirinya yang sedang menjalani perawatan dengan alat nebulizer dan sinar. Di sana terlihat seorang perempuan muda yang menangis menahan sesak napas yang dialaminya.
"Harus memohon seperti apa lagi kami? Aku hanya salah satu dari sekian banyak penduduk Kalimantan yang terdampak. Tolong, sekali lagi aku memohon dengan segala kerendahan hati, tolong hentikan pembakaran hutan dan lahan. Jangan tunggu sampai semakin banyak dari kami yang jadi korban," katanya.
Baca juga:
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Saat melihat video yang mengiris hati tersebut, ramai warganet menunjukkan simpati mereka. Mereka menyampaikan duka terhadap korban karhutla. "Ya Allah, enggak tega, Kak. Semoga Allah melindungi, menguatkan, dan memulihkan keadaan secepatnya. Aamiin," tulis akun @ntaaapril.
Warganet lain menuturkan kata-kata penyemat kepada pembuat utas tersebut. Ia bahkan bersedia untuk membantu menyiapkan masker jika diperlukan.
"Jangan lupa jaga kesehatan ya kak. Semisal butuh vitamin atau masker lebih jangan sungkan hubungi aku terima kasih," kata dia.(Tka)
Baca juga:
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara