Realisasi Penyaluran Dana Pemerintah di Bank Capai Rp49,6 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2020
Realisasi Penyaluran Dana Pemerintah di Bank Capai Rp49,6 Triliun

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Realisasi penyaluran dana pemerintah di bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah mencapai Rp49,65 triliun per 27 Juli 2020. Padahal, pemberian dana tersebut baru sekitar satu bulan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan, realisasi tersebut telah mencapai 165,5 persen terhadap total dana atau mencapai 41,1 persen dari target distribusi sebesar Rp121 triliun,

Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau agar perbankan terus mengakselerasi pemberian kredit dan berbagai upaya pemulihan sektor riil sehingga dapat berkontribusi mendorong ekonomi.

"Dan target leverage tiga kali bisa tercapai," ujarnya di Jakarta, (4/8/2020)

Baca Juga:

Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Bertambah

Rinciannya, untuk BRI yang mendapat penempatan dana Rp10 triliun telah menyalurkan 236,4 persen dari alokasi yaitu Rp23,64 triliun kepada 551.375 debitur. BRI merencanakan distribusi sampai Rp60,48 triliun sehingga realisasi Rp23,64 triliun masih 39,1 persen dari target penyaluran.

Bank Mandiri yang mendapat penempatan dana Rp10 triliun dan rencana distribusi Rp30,4 triliun telah menyalurkan Rp16,24 triliun kepada 28.854 debitur. Angka realisasi Rp16,24 triliun merupakan 162,4 persen dari alokasi dana pemerintah dan 53,43 persen dari target rencana distribusi.

Sementara BNI yang mendapat penempatan dana Rp5 triliun dan rencana distribusi Rp15,04 triliun telah menyalurkan Rp6,55 triliun kepada 22.987 debitur. Realisasi penyaluran Rp15,04 triliun tersebut merupakan 131 persen dari alokasi dana pemerintah dan 43,6 persen dari target rencana distribusi.

Ilustrasi Uang
Caption

Dan BTN, yang mendapat penempatan dana Rp5 triliun dan rencana distribusi Rp15,01 triliun telah menyalurkan Rp3,72 triliun kepada 13.758 debitur. Angka itu adalah 64,4 persen dari alokasi dana pemerintah dan 21,5 persen dari target rencana distribusi.

Sebelumnya, Kementerian BUMN mengungkapkan bank-bank Himbara telah selesai melaksanakan restrukturisasi kredit sebesar Rp441 triliun dalam waktu 3,5 bulan yang terdiri dari KUR sebesar Rp51 triliun, sektor mikro sebesar Rp74 triliun, lalu untuk sektor SME sebesar Rp104,6 triliun.

Total restrukturisasi kredit Rp441 triliun yang diselesaikan oleh bank-bank Himbara tersebut terdiri dari total restrukuturisasi kredit Rp171,9 triliun yang diselesaikan oleh bank BRI, kemudian Mandiri Rp112,4 triliun, BNI Rp120,2 triliun, dan bank BTN Rp36,46 triliun.

Baca Juga:

Kejagung Tegaskan Penahanan Djoko Tjandra Sesuai Putusan MA

#Pemulihan Ekonomi #OJK
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Relaksasi SLIK OJK, UMKM dengan Tunggakan Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Masih Bisa Ajukan KUR
OJK memberi relaksasi bagi UMKM dengan pinjaman pinjol di bawah Rp1 juta agar tetap bisa mengakses KUR.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Relaksasi SLIK OJK, UMKM dengan Tunggakan Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Masih Bisa Ajukan KUR
Lifestyle
Kisah Sales Marketing Keluar dari Jeratan Pinjol dan Judol
Semua berawal dari satu keputusan yang kemudian mengubah arah hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Kisah Sales Marketing Keluar dari Jeratan Pinjol dan Judol
Indonesia
KPK Periksa Model Fitri Assiddikki dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR BI dan OJK
KPK memeriksa Fitri Assiddikki, mantan staf ahli Heri Gunawan, sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
KPK Periksa Model Fitri Assiddikki dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR BI dan OJK
Indonesia
Karbon RI Punya Potensi Raksasa, DPR Sayangkan Mandek karena Biaya Hitung Selangit
Proses verifikasi emisi yang ada saat ini terlampau rumit dan memakan biaya tinggi. 

Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Karbon RI Punya Potensi Raksasa, DPR Sayangkan Mandek karena Biaya Hitung Selangit
Indonesia
Bank Sangat Pilih Pilih Salurkan Kredit Rumah
Penyaluran KPR oleh perbankan pada Maret 2026 masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,79 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Bank Sangat Pilih Pilih Salurkan Kredit Rumah
Indonesia
OJK Tegaskan Indonesia Tetap Kokoh di Kelas Emerging Market, Status Frontier Market Meluncur Jauh
Tak hanya MSCI, lembaga indeks bergengsi lainnya, FTSE Russell, juga tetap menempatkan Indonesia dalam kategori secondary emerging market
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
OJK Tegaskan Indonesia Tetap Kokoh di Kelas Emerging Market, Status Frontier Market Meluncur Jauh
Indonesia
Saham Sultan AMMN hingga BREN Keluar dari MSCI, OJK Janjikan Cuan Jangka Panjang
Meskipun belasan saham terdepak dari indeks Global Standard dan Small Cap, posisi Indonesia di mata dunia diklaim masih sangat kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Saham Sultan AMMN hingga BREN Keluar dari MSCI, OJK Janjikan Cuan Jangka Panjang
Indonesia
Taktik OJK Jemput Momentum MSCI, Saham Indonesia Siap Comeback Lebih Kuat
Meskipun keluar dari kategori Global Standard, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) justru resmi turun kelas dan masuk ke dalam MSCI Global Small Cap Index
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Taktik OJK Jemput Momentum MSCI, Saham Indonesia Siap Comeback Lebih Kuat
Indonesia
Debt Collector Tipu Layanan Darurat Buat Tagih Utang, Pelaku Wajib Dipidanakan
OJK seakan belum mampu menghentikan praktik-praktik yang melanggar hukum ini. Pengawasan harus diperketat agar masyarakat tidak terus dirugikan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Debt Collector Tipu Layanan Darurat Buat Tagih Utang, Pelaku Wajib Dipidanakan
Indonesia
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Modus penipuan berkedok paket hilang semakin marak di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Bagikan