MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta tak menuntut kemungkinan akan membuka kembali program Rembuk Rakyat dalam mencari sosok calon gubernur (cagub) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024.
Bila dibuka kembali Rembuk Rakyat, dipastikan banyak sosok baru yang dimunculkan seiring perkembangan nama-nama yang berkembang sekarang ini.
"Kalau pertanyaannya bikin rembuk rakyat lagi atau enggak, bisa jadi. Dengan tawaran nama yang pasti berbeda," kata Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina dalam diskusinya dengan tema Mencari Jokowi Baru untuk Jakarta di kantor DPW PSI DKI, Jakarta Pusat, Selasa (26/3) malam.
Baca juga:
Elva menegaskan, PSI bakal serius mencari nama yang layak dan mempuni dalam memimpin Jakarta selanjutnya, bukan sosok yang tidak bisa kerja dalam melayani warga Jakarta.
"Karena sekarang juga udah mulai muncul kan tokoh-tokoh nasional lain, yang sepertinya sudah pengen juga masuk Jakarta," tuturnya.
Untuk diketahui, PSI DKI Jakarta telah memunculkan 9 nama yang masuk dalam program Rembuk Rakyat, sebagai cagub DKI.
Adapun Rembuk Rakyat Jakarta PSI ini menghadirkan 9 kandidat terbaik sebagai berikut:
Baca juga:
Garap Normalisasi dan Sodetan Ciliwung, PSI Nilai Heru Mampu Lanjutkan Warisan Jokowi
- Ketua Dewan Pembina Partai PSI, Grace Natalie
- Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka
- Pj. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono
- Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Muhammad Fadil Imran
- Menteri Sosial, Tri Rismaharini
- Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
- Wali Kota Bogor, Bima Arya
- Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Dudung Abdurachman
- Mantan Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar. (Asp)
Baca juga: