Prabowo Subianto Gandeng Abraham Samad Hingga Susno Duadji Perkuat Strategi Pemberantasan Korupsi Nasional
Ilustrasi: Mantan pimpinan KPK, Abraham Samad (MP/Ponco)
Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar dialog strategis bersama mantan Ketua KPK Abraham Samad dan sejumlah tokoh lainnya di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Jumat (30/1), guna mendiskusikan penguatan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa pertemuan selama lima jam tersebut fokus pada pertukaran pandangan dan pemanfaatan pengalaman para tokoh nasional dalam membersihkan praktik rasuah di tanah air.
Baca juga:
Dugaan Korupsi RPTKA Kemnaker Capai Rp53 Miliar, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Hanif Dhakiri
Fokus Pengalaman dan Komitmen Antikorupsi
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo sengaja mengundang Abraham Samad dan yang lain untuk mendengar perspektif langsung dari sosok yang memiliki rekam jejak kuat di bidang hukum. Menurutnya, pengalaman Abraham Samad sangat berharga bagi pemerintahan saat ini dalam merumuskan kebijakan yang efektif.
"Lebih kepada bagaimana beliau (Abraham Samad) mendapatkan penjelasan-penjelasan, karena bagaimana pun beliau punya pengalaman dalam hal pemberantasan korupsi," ujar Prasetyo Hadi, Senin (2/2).
Menepis Isu Revisi UU KPK
Meskipun pertemuan tersebut berlangsung cukup lama dan melibatkan tokoh-tokoh yang vokal, Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada pembahasan mengenai perubahan regulasi spesifik. Ia menepis isu yang beredar terkait adanya pembicaraan mengenai revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kemarin tidak membicarakan itu," tegas Prasetyo.
Baca juga:
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Selain Abraham Samad, pertemuan di Kertanegara tersebut juga dihadiri oleh pakar riset kepemiluan Prof. Siti Zuhro dan mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji.
Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan keterbukaan Presiden Prabowo terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, termasuk mereka yang selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah.
“Sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya,” pungkas Prasetyo.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Kejagung Lacak Jejak Riza Chalid, Diduga Masih Berada di Asia
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Prabowo Sebut Kelapa Sawit 'Miracle Crop', Ungkap Alasan Prioritaskan Pengembangannya
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029