Polri Petakan Benny Wenda Berada di London
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Humas Polri
MerahPutih.com - Mabes Polri berhasil memetakan keberadaan Benny Wenda, tokoh yang diduga sebagai provokator kerusuhan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Dia kan di London," kata Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/9).
Baca Juga:
Benny Wenda Tuding Indonesia Perlakukan Papua Seperti Timor Leste
Dedi memastikan Benny bakal langsung ditangkap jika menginjakkan kaki di Indonesia. Menurut dia, Benny kerap menyebarkan informasi palsu dan fitnah tentang Papua dari luar negeri.
Petinggi Polri itu menjelaskan Benny sering menyebut Pemerintah Indonesia menelantarkan Papua dan Papua Barat yang dibagikan lewat media sosial Twitter. Bahkan, kata dia, Benny meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membantu kemerdekaan Papua.
Menurut Dedi, terdapat 52 ribu konten hoaks soal kerusuhan di Papua dan Papua Barat yang tak hanya disebarkan Benny. Namun, dia enggan menyebutkan identitas penyebar hoaks Papua dari luar negeri dan hanya memastikan sudah ada 2 ribu akun yang diblokir
"Yang belum tertangkap (pelakunya) dan diblokir ada creator tiga akun, buzzer layer satu tiga akun, buzzer layer dua 34 (akun)," tutup jenderal polisi bintang satu itu.
Baca Juga:
Pakar Intelijen Ungkap Ada Dua Kelompok Asing yang Ingin Papua Merdeka
Untuk diketahui, Benny Wendadiduga diduga terlibat dan menjadi bagian konspirasi yang memicu kerusuhan di Papua beberapa waktu lalu. Polisi menyebut keterlibatan Benny berkaitan dengan provokasi di media sosial.
Benny juga disebut turut menyebarkan berita-berita hoaks terkait Papua ke dunia internasional. Dedi mengatakan sasaran Benny mencakup negara-negara di kawasan Eropa hingga kawasan Samudra Pasifik. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
6 Orang Polisi Jadi Tersangka Pengeroyokan Diduga 'Mata Elang' di Kalibata Jakarta