Polres Klaten Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga di Lereng Merapi

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 15 Desember 2021
Polres Klaten Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga di Lereng Merapi

Polres Klaten, Jawa Tengah memberikan bantuan air bersih pada warga Desa Panggang, Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (15/12). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Krisis air bersih yang melanda di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belum teratasi.

Polres Klaten pun berinisiatif memberikan bantuan air bersih pada warga lereng Gunung Merapi yang terjadi selama dua pekan ini.

Baca Juga

Aktivitas Gunung Merapi Tak Berkaitan dengan Erupsi Semeru

Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga Lereng Merapi mengalami krisis air akibat pipa air milik warga yang dipasang di sungai rusak. Kerusakan terjadi akibat lahar dingin Gunung Merapi.

"Kami memberikan bantuan berupa air bersih yang kita kirim di Desa Panggang. Total ada 700 jiwa yang memang saat ini membutuhkan air bersih," kata Eko, Rabu (15/12).

Eko mengatakan Desa Panggang mengalami krisis air bersih yang disebabkan oleh putusnya pipa sumber air bersih setelah diterjang banjir lahar dingin Merapi, Rabu (1/12).

Tidak hanya desa Panggang, putusnya pipa induk air bersih yang menghubungkan sumber air Bebeng menuju bak penampungan Klangon ini juga terkena dampak.

"Ada dua desa lain yang juga mengalami krisis air bersih. Kedua desa itu adalah Desa Sidorejo dan Desa Balerante," kata dia.

Baca Juga

Pemkab Sleman Buat Tanggul di Lereng Merapi Antisipasi Kesulitan Air Bersih

Pemberian air bersih, kata dia, akan terus berlanjut beberapa hari kedepan. Direncanakan setiap hari akan ada pengiriman air bersih guna membantu masyarakat di wilayah Kecamatan Kemalang.

"Setiap hari kita kirim air ke warga Lereng Gunung Merapi guna membantu kecukupan air bersih. Kita sudah siapkan 15 tangki air bersih, perhari 3 tangki akan kita kirim ke warga," ucap dia.

Kepala Desa Panggang Kris Dwiyanto mengaku sangat terbantu atas bantuan yang diberikan Polres Klaten. Warg sudah 2 minggu ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan rumah tangga.

"Warganya harus membeli air bersih seharga 150.00 per tangkinya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Ini bantuan sangat dibutuhkan warga," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Masih Level III, Kubah Lava Barat Daya Gunung Merapi Turun 2 Meter

#Gunung Merapi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Indonesia
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
4 Pendaki dijatuhi sanksi lantaran nekat masuk kawasan puncak Merapi secara ilegal saat gunung itu masih berstatus Siaga (Level III).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Juni 2025
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
Indonesia
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
BPBD DIY mengingatkan untuk tidak mendaki Gunung Merapi saat status siaga. Simak info terbaru dan upaya mitigasi yang dilakukan.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 15 April 2025
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
Indonesia
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Gunung Merapi ditutup karena berstatus naik level III yang dapat membahayakan jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Indonesia
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Aktivitas erupsi Gunung Merapi yang masih cukup tinggi sampai awal 2025 menjadi catatan bagi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Januari 2025
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Bagikan