Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Tangkap 1.365 Orang Terkait Demo Rusuh di Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 03 Oktober 2019
Polisi Tangkap 1.365 Orang Terkait Demo Rusuh di Jakarta

Demonstran di jalan tol dalam kota, Penjompongan, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menangkap sebanyak 1.365 orang terkait aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di depan Gedung DPR RI pada Senin (30/9). Mereka yang diringkus adalah pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat sipil.

Ribuan orang tersebut ditangkap oleh Polda Metro Jaya beserta seluruh Polres di wilayah hukum DKI Jakarta.

Baca Juga:

Alasan Polisi Tak Bebaskan Perusuh Saat Demo Anarkis

"Polda Metro Jaya dengan jajarannya mengamankan 1.365 perusuh. Artinya dari jumlah itu dengan jajarannya ya, polres-polres, kemudian kita pilah-pilah, di sana ada mahasiswa, pelajar juga ada, dan orang sipil juga," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/10).

Demonstrasi di jalan tol dalam kota, Penjompongan, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto

Argo merinci, dari total tersebut, sebanyak 611 pelajar dan 126 mahasiswa ditangkap, sisanya merupakan masyarakat sipil.

"Dari 1.365 orang yang kita amankan ada 611 pelajar, dan 126 mahasiswa dan orang sipil di luar pelajar dan mahasiswa sisanya," sambungnya.

Saat ini, polisi telah menetapkan sebanyak 380 orang sebagai tersangka terkait unjuk rasa yang berujung rusuh. Dari jumlah tersebut, 179 orang kekinian ditahan.

Baca Juga:

KPAI Berharap Pemprov DKI Tak Cabut KJP Pelajar yang Ikut Demo

"Kemudian dari itu kita tetap tersangka sekitar 380 tersangka kita tetapkan, dari 380 orang itu ada 179 kita tahan," papar Argo.

Argo menyebut, para tersangka berasal dari sejumlah wilayah untuk datang ke Jakarta. Mereka berasal dari Depok, Bekasi, Bogor, Jawa Tengah, hingga Pulau Sumatera.

Petugas kepolisian mengawal demonstran di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto
Petugas kepolisian mengawal demonstran di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin, (30/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto

"Ada beberapa pelaku yang ada datang ke Jakarta yang kita amankan dan sudah kita tahan juga. Itu ada massa yang berasal dari Depok, Bekasi, Jawa Tengah, Sumatera, Bogor ada semuanya," tutup Argo.

Jumlah 380 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka terbukti melakukan perusakan sejumlah fasilitas umum. Bahkan para tersangka ada yang membawa senjata tajam. (Knu)

Baca Juga:

Buruh Batalkan Diri Demo ke Istana, Ada Apa?

#Demonstrasi #Demo Mahasiswa #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan