PMI Jakarta Kirim Ratusan Kantong Darah ke Daerah Bencana Sumatera

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
PMI Jakarta Kirim Ratusan Kantong Darah ke Daerah Bencana Sumatera

Tim Gabungan Pemkab Agam melakukan evakuasi korban terdampak banjir bandang di Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan. ANTARA/HO-BPBD Agam

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulanan Bencana memastikan seluruh unsur SAR gabungan masih dikerahkan untuk mempercepat pencarian korban, termasuk menggunakan peralatan berat di titik-titik yang terdampak longsor dan banjir bandang.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri, relawan, dan instansi terkait juga terus memperluas area pencarian serta mengoptimalkan pelayanan bagi warga terdampak, termasuk penyediaan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian

Sebanyak 110 kantong darah dikirim Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta untuk mendukung layanan kesehatan di Aceh Utara.

Adapun darah yang dikirim terdiri dari 50 kantong PRC Golongan Darah A, lalu 50 kantong PRC Golongan Darah B dan 10 kantong PRC Golongan Darah O.

Baca juga:

Polisi Buka Posko Bantuan Untuk Bencana, Bisa Hubungi 0812-7672-2009

Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani mengatakan, bantuan kantong darah itu sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang sedang menghadapi bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bantuan akan disesuaikan dengan permintaan dari lokasi terkait.

"Kami menyiapkan darah sesuai kebutuhan yang disampaikan UDD PMI Aceh Utara," ucap Beky Sabtu (29/11).

Menurut Beky, kegiatan pengiriman bantuan darah disampaikan melalui jalur udara atas dukungan dan sinergisitas antara PMI Pusat, BNPB, serta TNI Angkatan Udara.

Secara teknis, kata dia, bantuan dari Bandara Halim Perdanakusuma dibawa dengan pesawat ke Bandara Iskandar Muda dan kemudian diteruskan menggunakan helikopter menuju Lhokseumawe.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kolaborasi kemanusiaan yang terjalin untuk mendukung penanggulangan bencana di Sumatera saat ini,” ucapnya. (*)

#PMI #Donor Darah #Banjir Bandang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Mereka menolong para relawan pemadam kebakaran yang kelelahan berjibaku dengan asap dan panas api yang masih berlangsung hingga saat ini.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Bagikan