Plt Ketua DPR Fadli Zon Minta AKD Lebih Proaktif
Fadli Zon berfoto selfie bersama ulama Mekkah Syekh Ahmad Muhammad Maliki, di rumah kediaman sang ulama di Mekkah. (Foto: Twitter/@fadlizon)
MerahPutih Politik - Plt Ketua DRR, Fadli Zon menegaskan, pimpinan meminta anggota dan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk lebih proaktif menyampaikan pengajuan RUU usul inisiatif, sebagaimana yang telah diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Kepada Presiden sebagai mitra DPR dalam pembentukan UU, juga diharapkan dukungannya sehingga kinerja legislasi meningkat maksimal. Ini penting mengingat UU adalah produk bersama DPR dan pemerintah," kata Fadli dalam pidato pembukaan paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/1).
Menurut anak kesayangan Prabowo Subianto ini, hal itu berkaitan dengan peran diplomasi parlemen, pada masa persidangan III, DPR akan terus menata bentuk kunjungan kerja ke luar negeri delegasi DPR agar mengemban misi memperkuat posisi Indonesia di forum internasional.
"Dalam hubungan ini, DPR akan mengirimkan delegasi dalam sidang tahunan ke 24 Asia Pacific Parliamentary Forum tanggal 16 - 21 Januari 2016 di Kanada dan Delegasi ke The 11 Session of the Parliamentary Union of the OIC Member state conference tanggal 21- 27 Januari 2016 di Baghdad Irak," jelasnya.
Seperti diketahui, hari ini merupkan jadwal perdana DPR melakukan paripurna setelah melewati masa reses beberapa waktu lalu.(adt)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Ini nih Isi RUU Perampasan Aset yang Terdiri dari 8 Bab 62 Pasal
Gaji Hakim Ad Hoc Mau Disulap Setara Hakim Karier, DPR: Tunjangan Harus Naik, Kalau Perlu Seribu Persen
DPR Mulai Kejar Harta Haram Koruptor Lewat RUU Perampasan Aset
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Baleg DPR Sepakat Masukkan MoU Helsinki dalam Konsideran Revisi UU Pemerintahan Aceh
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
Jangan Asal Angkut! Kayu Sisa Banjir Sumatra Ternyata Masuk Kategori Sampah Spesifik