Pertamina-Kementerian ESDM Bakal Dimintai Keterangan Soal Lonjakan Harga Pertamax

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamina-Kementerian ESDM Bakal Dimintai Keterangan Soal Lonjakan Harga Pertamax

Pemudik mengisi BBM di SPBU wilayah Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah. (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lonjakan harga Pertamax serta Pertamax Green tengah memicu kegaduhan publik, memaksa para wakil rakyat di Senayan mengambil sikap tegas guna meminta transparansi formula perhitungan kenaikan BBM.

Komisi XII DPR RI bergerak cepat merespons keresahan masyarakat atas penyesuaian tarif bahan bakar nonsubsidi tersebut. Legislatif menjadwalkan pemanggilan khusus terhadap manajemen PT Pertamina (Persero) serta jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kita berbicara dalam waktu dekat dengan memanggil pihak terkait dalam hal ini Kementerian ESDM dan juga Pertamina untuk alasan dasar dan juga cara berhitung mereka untuk menaikkan harga BBM,

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dony Maryadi Oekon.

Dilema Geopolitik dan Kebijakan Anti-Subsidi Ganda

Baca juga:

Kata Purbaya: Pertamax Enggak Dipakai Angkutan Barang dan Umum, Dampak Kenaikan Terbatas

Politisi Fraksi Partai PDI-Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik geopolitik global menjadi pemicu utama.

Produk energi non-Public Service Obligation (PSO) secara regulasi wajib mengikuti pergerakan pasar internasional secara berkala.

Pertamina dinilai mustahil terus memikul beban selisih harga pengadaan bahan baku tanpa melakukan penyesuaian tarif berkala.

Ilustrasi

Poin penting yang melandasi kebijakan penyesuaian tarif serta langkah pengawasan DPR terkait kenaikan harga Pertamax:

  • Pemicu Utama Kenaikan: Ketegangan geopolitik internasional memicu lonjakan harga minyak mentah dunia secara signifikan.

  • Sifat Produk Non-PSO: Formulasi harga Pertamax dan Pertamax Green murni mengikuti mekanisme dinamika pasar global.

  • Tindakan Komisi XII DPR: Memanggil Kementerian ESDM serta Pertamina guna meminta klarifikasi metode perhitungan tarif baru secara transparan.

  • Prioritas Anggaran Negara: Mempertahankan stabilitas harga bbm subsidi demi melindungi daya beli masyarakat lapisan bawah.

  • Alasan Penolakan Subsidi Pertamax: Menghindari beban subsidi ganda berpotensi merusak kesehatan keuangan negara serta Pertamina.

Fokus Proteksi Tarif Bahan Bakar Rakyat Kecil

Dony Maryadi Oekon menggarisbawahi komitmen parlemen bersama pemerintah dalam memprioritaskan stabilitas harga komoditas bbm subsidi.

Kelompok masyarakat pengguna produk PSO merupakan prioritas utama perlindungan ekonomi dari hantaman inflasi global. Dana subsidi negara diarahkan fokus menyasar masyarakat luas, bukan konsumen kendaraan sektor non-subsidi.

Baca juga:

Harga Pertamax Melonjak, Pertalite Jadi 'Buruan' dan Rentan Disalahgunakan

"Sebetulnya berdampak paling utama adalah PSO. Ini coba untuk menahan PSO tidak akan naik. Jadi harga ini ditahan di subsidi demi kepentingan masyarakat luas," tegas Legislator Daerah Pemilihan Jawa Barat XI tersebut.

Parlemen berjanji mengawal ketat proses klarifikasi formula harga komoditas energi ini. Hasil pertemuan tripartit nantinya diharapkan mampu menyajikan data objektif, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

#BBM #Pertamax #Harga Pertamax #Pertamax RON 92 #DPR #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Pemprov Bali berlakukan WFH dan sekolah daring 15-17 Oktober 2026 imbas antrean BBM. Simak aturan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Indonesia
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Penambahan pasokan dan percepatan penyaluran diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan serta memulihkan pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Indonesia
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Gubernur, bupati, kepolisian daerah, dan jajaran TNI di wilayah terdampak untuk meningkatkan sinergi dalam upaya pemadaman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Indonesia
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
. Warga berbondong-bondong mengisi BBM secara bersamaan sehingga pasokan di sejumlah SPBU cepat habis.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
Berita Foto
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Perwakilan Fraksi Partai Golkar DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menerima penyataan sikap di Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Indonesia
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Sahroni menegaskan pengawasan internal Polri harus tetap berjalan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin baik dan tidak hanya merespons persoalan yang menjadi perhatian publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR Setujui Dewas RRI Periode 2026-2031
Suasana Rapat Paripurna Ke-10 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Rapat Paripurna DPR Setujui Dewas RRI Periode 2026-2031
Bagikan