PKS Tolak Rencana Sandiaga Rangkul Koalisi Perubahan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 24 Agustus 2023
PKS Tolak Rencana Sandiaga Rangkul Koalisi Perubahan

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat membuka ajang Makassar F8, di Anjungan City Makassar, Sulsel, Rabu (23/8). ANTARA/Muh Hasanuddin

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai-partai politik peserta Pemilu 2024 mulai menggencarkan manuver politik. Sejumlah tokoh parpol juga tak ragu menyeberang atau berkomunikasi dengan elit parpol lintas koalisi demi menghadapi kontestasi politik.

Terbaru, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak tegas manuver Ketua Bappilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno yang berencana merangkul PKS dan Partai Demokrat.

Baca Juga

Respons Sandiaga Uno Adanya Wacana Duet Ganjar-Anies

Upaya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dilakukan di tengah hangatnya isu duet Ganjar-Anies

Juru Bicara PKS Mabruri mengatakan partainya tetap berkomitmen berjalan bersama NasDem dan Demokrat di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) demi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.

"Ya iya lah (PKS menolak). Kita sekarang terikat komitmen sama Demokrat, NasDem. Udah tanda tangan,” tegas Mabruri dalam keterangannya, Kamis (24/8).

Baca Juga

PDIP Tak Masalah PPP Keluar dari Koalisi Jika Ngotot Sandiaga Cawapres Ganjar

Terkait wacana memasangkan Ganjar dengan Anies, Mabruri meyakini parpol mitra koalisi di KPP konsisten memperjuangkan Anies maju sebagai capres.

“Kan Anies kita usung buat capres bukan cawapres,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno menyambut baik wacana duet Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan. Menurutnya, jika kedua tokoh tersebut dipasangkan maka bisa membawa semangat baru dalam pesta demokrasi 2024.

Sandiaga mengaku akan menjajaki komunikasi politik dengan partai Koalisi KPP secara khusus, komunikasi akan dijalani dengan PKS dan Demokrat. (Pon)

Baca Juga

Mardiono Lobi Megawati Dorong Sandiaga jadi Cawapres Ganjar

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Partai Demokrat #Partai Nasdem #Sandiaga Uno
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan