PKS Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 23 April 2024
PKS Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan. Foto: ANTARA/Fauzi Lamboka

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak tertarik mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur (cagub) dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta yang dihelat 27 November 2024.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menyebutkan, alasan partainya enggan mendorong Anies lagi di Pilgub Jakarta, karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu merupakan tokoh nasional dan lebih pantas bertarung di Pemilihan Nasional (Pilpres).

Baca juga:

Akui Kemenangan Prabowo-Gibran, PKS Tak Tutup Peluang Gabung Koalisi

Hal itu pun sudah dilakukan PKS, Nasdem, dan PKB, yang mengusung Anies di Pemilu 2024 kemarin sebagai capres.

"Dengan masuknya pak Anies sebagai capres 2024 saya kira beliau sudah menjadi tokoh nasional. Jadi jangan didegradasi kembali sebagai tokoh daerah. Kita akan terus berusaha menjadikan pak Anies sebagai tokoh nasional," ujar Syaikhu di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Seolah sudah memberikan ruang lebih kepada Anies pada kontestasi Pilpres 2024 kemarin, Syaikhu berharap, Anies Baswedan bisa mengusung kader PKS lainnya yang mendapat mandat untuk ikut dalam Pilkada 2024 mendatang.

Baca juga:

Anies Siap Berdiskusi dan Tukar Pikiran dengan Prabowo

"Mungkin ke depan, kalau kemarin kami sudah berusaha mengusung pak Anies dan bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan pak Anies sebagai capres, saya kira di Pilkada ini saatnya pak Anies mendukung kader PKS untuk maju," ujarnya.

Sebelumnya, dalam persiapan Pilkada Jakarta 2024, nama kader PKS seperti Mohamad Sohibul Iman dan Mardani Ali Sera menjadi yang terdepan untuk mengikuti kontestasi Pilkada Jakarta 2024.

Sohibul Iman dan Mardani Ali Sera digadang bakal mendapat dukungan warga Jakarta berkat berkah elektoral Anies Baswedan yang menjadi maskot PKS dalam mengeruk perolehan suara Pileg Jakarta kemarin.

Seperti diketahui, perolehan suara PKS sebagaimana telah diumumkan KPU DKI Jakarta, partai berlogo padi dan bulan sabit itu bercokol diperingkat pertama dengan perolehan sebanyak 1.012.028 suara atau 16,68 persen. (Asp)

Baca juga:

PKS Pastikan Usung Imam Budi Hartono Jadi Calon Wali Kota Depok

#Pilkada 2024 #PKS #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Politkus PKS Minta Pemerintah Bebaskan Pajak Pembalut, Tegaskan sebagai Kebutuhan Dasar Perempuan
Kebijakan perpajakan terhadap pembalut perlu mempertimbangkan aspek keadilan, kesehatan, serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Politkus PKS Minta Pemerintah Bebaskan Pajak Pembalut, Tegaskan sebagai Kebutuhan Dasar Perempuan
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Almuzzammil Yusuf menginstruksikan pejabat partai menyisihkan gaji untuk korban karhutla, menyiapkan layanan kesehatan darurat, dan mendesak penegakan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Bagikan