Akui Kemenangan Prabowo-Gibran, PKS Tak Tutup Peluang Gabung Koalisi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 23 April 2024
Akui Kemenangan Prabowo-Gibran, PKS Tak Tutup Peluang Gabung Koalisi

Presiden PKS Ahmad Syaikhu (tengah) dan Anies -Muhaimin. (Foto: dok PKS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan sengketa Pilpres 2024.

Partai yang ikut mendukung Capres/cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ini menganggap keputusan MK bersifat mengikat.

Baca juga:

PDIP Sebut Hubungan Megawati dan Prabowo Sangat Baik

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengakui, keputusan MK tak sesuai harapannya.

“Ikhtiar sudah kami optimalkan. Meski hasil tak sesuai dengan keinginan dan harapan,” jelas Syaikhu kepada wartawan di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

PKS lantas mengucapkan selamat atas terpilihnya pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2024.

"Semoga Allah senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk, dan perlindungan," ucap Syaikhu.

Namun, Syaikhu belum menentukan sikap partainya apakah akan berada dalam koalisi pemerintahan Prabowo dan Gibran atau menjadi oposisi.

Syaikhu mengatakan keputusan itu masih menunggu Majelis Syuro PKS.

"Saya sebagai pelaksana akan menjalankan apapun keputusan Majelis Syuro," ujar Syaikhu.

Baca juga:

PKS Pastikan Usung Imam Budi Hartono Jadi Calon Wali Kota Depok

Meski belum ada keputusan, Syaikhu menjamin sikap kritis PKS akan tetap terjaga. Dia menilai pada setiap sikap bangsa perlu adanya koreksi untuk mengingatkan.

"Tapi yakinlah, sikap kritis PKS akan kami jaga sebagai bagian untuk meluruskan dari proses perjalanan yang memang perlu diingatkan. Kalau seluruhnya on the track, tidak perlu diingatkan enggak masalah,” ucap dia.

Dia yakin, di manapun berada, PKS berusaha membawa perubahan Indonesia lebih baik.

"Perjuangan kami fokus menghadirkan perubahan bagi Indonesia yang adil dan sejahtera untuk semua," tutup Syaikhu. (asp)

Baca juga:

LSI Temukan Pemilih Anies dan Ganjar Puas dengan Gelaran Pemilu 2024

#PKS #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Bagikan