MerahPutih.Com - Pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaiku yang sedianya diusung Partai Keadilan Sejahtera dalam Pilgub Jabar ternyata masih belum final. Sampai saat ini, PKS masih melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai guna mengantisipasi gagalnya paket Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu.
"Berbagai kemungkinan masih bisa terjadi sebelum final saat pendaftaran kandidat. Peluang datangnya dukungan dari partai lain juga tetap dijajaki," kata Anggota Desk Pilkada DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar Nur Supriyanto di Bekasi, Selasa (7/11).
Menurut Nur Supriyanto sebagaimana dilansir Antara, masih dibukanya komunikasi secara intensif bersama partai lain dimaksudkan untuk memperkuat dukungan terhadap Syaikhu untuk maju di Pilgub Jabar 2018.
"Oleh karenanya, komunikasi dengan partai lain terus kita intensifkan demi penguatan dukungan," katanya.
Hal itu dikatakan Nur menyikapi batalnya agenda deklarasi pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu yang semula diagendakan berlangsung pada Minggu (5/11) pagi di Alun-alun Kota Bekasi Jalan Veteran, Bekasi Selatan.
"Broadcast" deklarasi itu sebenarnya suatu keinginan dari komunitas Sahabat Demiz-Syaikhu, mereka ingin segera mungkin bergerak, karena mereka ingin bergerak sukseskan kemenangan Demiz-Syaikhu.
"Namun kita melihat koalisi ini belum sepenuhnya utuh dan bisa terjadi perubahan. Acara deklarasi ditunda sampai lebih pasti koalisinya," kata Nur Supriyanto.
Nur Supriyanto optimistis paket pasangan itu akan akan tetap kokoh hingga proses pendaftaran kandidat Pilgub Jabar.
"Dalam berbagai kesempatan di saat memberikan sambutan, selalu beliau (Demiz) menyampaikan 'chemistry' yang sudah terjalin dengan Syaikhu" katanya.
Meski meyakini paket pasangan Demiz-Syaikhu tidak akan goyah, tapi Supriyanto tidak menampik berbagai kemungkinan masih bisa terjadi sebelum final saat pendaftaran kandidat.
"Peluang datangnya dukungan dari partai lain juga tetap dijajaki," pungkas politikus PKS ini.(*)