PKS Bertemu Golkar Sore Ini, Ajak Gabung Koalisi Perubahan
Juru Bicara PKS Pipin Sopian. Foto: PKS
MerahPutih.com - Jajaran elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menyambangi Kantor DPP Partai Golkar, di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Selasa (7/2) sore.
Rencananya rombongan partai dakwah nanti akan dipimpin oleh Sekjen DPP PKS Habib Abu Bakar Al-Habsyi.
Baca Juga
Pertemuan PKS dan NasDem Bahas Kekondusifan Jelang Pemilu 2024
Juru Bicara DPP PKS Pipin Sopian mengatakan, agenda pertemuan elite PKS dan Golkar tersebut dijadwalkan akan berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB.
"Benar. Hari ini kami kunjungan ke DPP Golkar," kata Pipin saat dikonfirmasi awak media, Selasa (7/1).
Baca Juga
Legislator PKS Sebut Pemerintah Gagal Selesaikan Akar Masalah Minyak Goreng
Pipin menjelaskan, agenda pertemuan tersebut untuk mengajak Golkar bergabung ke Koalisi Perubahan.
"Agendanya silaturahim dan mengajak Golkar bergabung koalisi perubahan mengusung Pak Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024," ujarnya.
Diketahui, sudah ada tiga parpol yang secara resmi mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, yaitu Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS. Mereka tergabung dalam Koalisi Perubahan.
Dengan demikian, ketiga parpol itu sudah memenuhi syarat presidential threshold 20 persen atau minimal 115 kursi di parlemen untuk mengusung capres. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
HUT 18 Tahun Gerindra Pilih Tema "Kompak, Bergerak, Berdampak", Apa Maknanya?
Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!
Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan