Pertemuan PKS dan NasDem Bahas Kekondusifan Jelang Pemilu 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 04 Februari 2023
Pertemuan PKS dan NasDem Bahas Kekondusifan Jelang Pemilu 2024

Rombongan pimpinan PKS dipimpin Wakil Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman dan Sekjen Habib Aboe Bakar Al Habsyi berkunjung ke DPP Partai NasDem. Fathur/PKSFoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jajaran petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertandang ke kantor DPP NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (3/2).

Wakil Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman menyebut, pertemuan antara petinggi PKS dan Nasdem membahas tentang situasi politik jelang Pemilu.

Baca Juga

PKS-NasDem Belum Bahas Sosok Cawapres Anies

"Kami bertekad dinamika politik yang semakin meningkat ini harus kita jaga bersama sama agar tetap jadi politik yang stabil, kondusif. Sehingga perhelatan demokrasi ke depan adalah demokrasi yang rasional dan konstitusional," ucap Sohibul di Jakarta.

Pertemuan antara PKS dengan NasDem, tutur Sohibul, tak hanya terkait dinamika internal bakal Koalisi Perubahan. Namun, juga soal politik kenegaraan, termasuk menjamin agar Pemilu 2024 berlangsung secara adil.

"Jadi betul-betul ini obrolan yang saya sebut sebagai high politic, hal-hal yang menyangkut kehidupan dan kami bertekad bahwa dinamika politik yang semakin terlihat meningkat ini harus kita jaga," sambung Sohibul.

Baca Juga

Didukung PKS Maju Capres di Pilpres 2024, Anies: Saya Merasa Terhormat

Terkait tidak hadirnya Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Sohibul Iman menyebut, Syaikhu dalam kondisi kurang sehat sehabis menunaikan ibadah umroh.

"Semula rombongan PKS ini akan dipimpin oleh Presiden PKS, yaitu Bapak Ahmad Syaikhu tetapi beliau ini kemarin menunaikan ibadah umroh dan diinformasikan tadi beliau kakinya sakit, jadi beliau meminta izin kepada untuk tidak ikut," tutur Sohibul.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan kedatangan petinggi PKS bukan untuk memantapkan deklarasi Koalisi Perubahan, melainkan silaturahmi semata.

"Ya, belum lah. Ini silaturahmi saja makan-makan gorengan. Deklarasi nanti, kita sidang isbat saja belum," ujar Willy.

Dirinya berharap silaturahmi tersebut akan mempermudah jalannya Koalisi Perubahan untuk dideklarasikan setelah PKS memberi dukungan kepada eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

"Ini baru silaturahmi aja. Semoga ini rezeki anak soleh dapat umurnya panjang jadi dimudahkan jalannya," kata dia. (Knu)

Baca Juga

Presiden PKS akan Bertemu Surya Paloh di NasDem Tower Besok

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Partai Nasdem #Muhammad Sohibul Iman #Partai Politik #Capres 2024 #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Ia menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, segera menyampaikan surat pengunduran diri
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Bagikan