PKN Siapkan Jabatan Khusus untuk Anas Urbaningrum
I Gede Pasek Suardika (Foto: ANTARA )
MerahPutih.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dipastikan bakal memiliki jabatan di Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Ketua Umum PKN, Gede Pasek Suardika menegaskan, ia akan memberikan jabatan apapun di struktur PKN yang diminta oleh Anas.
Baca Juga:
"Gampang lah itu, tinggal mas Anas mau minta di mana pun itu bagi kita tidak ada masalah, tapi biarlah beliau yang menyampaikan,” kata Pasek di Kantor KPU, Jakarta, Selasa, (2/8).
Namun, saat ini Pasek masih enggan menyampaikan jabatan yang disiapkan untuk Anas di PKN. Eks politikus Demokrat ini mengatakan hal tersebut akan diumumkan ke publik pada waktu yang tepat.
Pasek mengungkapkan, dirinya dan Anas memiliki hubungan baik. Bahkan, kata Pasek, langkah-langkah politik PKN selama ini juga berdasarkan ide dan gagasan yang didiskusikannya bersama Anas.
Baca Juga:
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Bakal Daftar Peserta Pemilu ke KPU Secara Bersamaan
“Prinsipnya begini, kami dari ide gagasan menyiapkan melangkah selalu berdiskusi dengan Mas Anas dan kami cukup lama berteman dengan beliau dalam suka dan duka,”ungkapnya.
Saat ini, Kata Pasek, Anas masih fokus menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Ia meyakini, koleganya di Partai Demokrat itu tidak bersalah dan pada saatnya nanti, Anas akan membeberkannya kepada publik.
“Tapi hari ini beliau masih konsentrasi di sukamiskin, pada saatnya nanti beliau akan keluar, sama dengan beliau sudah komitmen biarlah nanti yang menyampaikan," tutup Pasek. (Pon)
Baca Juga:
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
KIP Tetapkan Ijazah Jokowi Sebagai Informasi Terbuka, KPU Wajib Berikan Salinan
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Ketua Komisi II DPR Kritik KPU: Kalau Bisa Pakai Pesawat Biasa, Kenapa Harus Private Jet?
KPK Pelajari Putusan DKPP Usut Pengadaan Pesawat Jet Pribadi KPU RI