Pj Heru Respons Kasus PPSU Dipaksa Utang ke Pinjol

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 07 Juli 2023
Pj Heru Respons Kasus PPSU Dipaksa Utang ke Pinjol

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2023). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono merespons kasus seorang anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang dipaksa berutang ke pinjaman online oleh atasannya.

Heru mendesak Inspektorat Provinsi DKI Jakarta untuk mengusut tuntas perkara tersebut.

Baca Juga

Pj Heru Akui JIS Sudah Bagus, Tinggal Disempurnakan

"Saya minta supaya inspektorat mendalami," kata Heru di Jakarta, Jumat (7/7).

Heru menegaskan, Pemprov DKI tak main-main dan tak pandang bulu untuk memberantas oknum pegawai yang menyalahi aturan, terlebih tindakannya menyusahkan orang lain.

Ia pun sudah berkomunikasi dengan Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim untuk segera menyelesaikan persoalan ini.

Kepala Sekretariat Presiden ini pun mengungkapkan, pihaknya tengah memproses ataupun mendalami kasus ini.

"Terkait dengan isu itu, tadi saya barusan tanya pak wali, kalau memang salah ya kita proses," tuturnya.

Baca Juga

Heru Budi Berharap JIS Dipilih FIFA Jadi Venue Piala Dunia U-17

Seperti diketahui, seorang petugas PPSU di Kelapa Gading bernama Maulana menyampaikan, keluhannya lantaran diminta untuk berutang ke aplikasi pinjol dengan data pribadinya oleh atasannya.

Perlakuan itu Maulana terima sejak Januari 2022 lalu. Ia tak tahu apa alasan staf kelurahan tersebut meminta Maulana dan sejumlah rekan PPSU lainnya berutang pinjol.

Setelah cair, pinjaman tersebut langsung diserahkan kepada atasannya itu.

Dari pengakuan dia, nilai yang dipinjam pun berbeda antara Maulana dan beberapa rekannya. Petugas PPSU yang dianggap kinerjanya bermasalah dimintai uang pinjaman lebih besar. (Asp).

Baca Juga

Ditanya Rumput JIS Tak Sesuai FIFA, Pj Heru: Saya Bukan Ahlinya

#Heru Budi Hartono #PPSU #Pinjaman Online
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Batasi Akses JAKI Imbas Skandal Foto AI Kalisari
Kasus manipulasi laporan JAKI dari warga di Kalisari itu menjadi peringatan keras bagi Pemprov DKI Jakarta.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Pramono Batasi Akses JAKI Imbas Skandal Foto AI  Kalisari
Indonesia
Pekerjakan Kembali 3 PPSU Skandal Foto AI Kalisari, Pramono Tegaskan Tidak Ada Kesempatan Ketiga
Gubernur juga menekankan seluruh anak buahnya harus saling berkolaborasi untuk membuat Jakarta menjadi kota yang lebih baik, termasuk dari jajaran PPSU.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Pekerjakan Kembali 3 PPSU Skandal Foto AI Kalisari, Pramono Tegaskan Tidak Ada Kesempatan Ketiga
Indonesia
Imbas Laporan Gambar Pakai AI, Pramono Bakal Kumpulkan PPSU
Pemprov DKI pun telah menonaktifkan Lurah Kalisari serta jajaran terkait lainnya yang terlibat berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Imbas Laporan Gambar Pakai AI, Pramono Bakal Kumpulkan PPSU
Indonesia
Lurah Kalisari Dinonaktifkan, Imbas Kasus Foto AI di Aplikasi JAKI
Lurah Kalisari itu tersandung kasus unggahan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di wilayahnya yang menggunakan visualisasi AI dalam merespons laporan warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Lurah Kalisari Dinonaktifkan, Imbas Kasus Foto AI di Aplikasi JAKI
Indonesia
Lurah Kalisari Bongkar Trik Foto AI Petugas PPSU, Coreng Wajah Layanan Publik di Jakarta
Fakta di lapangan menunjukkan masih terdapat empat kendaraan yang parkir di badan jalan, termasuk dua mobil rusak yang menunggu perbaikan bengkel
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2026
Lurah Kalisari Bongkar Trik Foto AI Petugas PPSU, Coreng Wajah Layanan Publik di Jakarta
Indonesia
Kapok! Petugas PPSU Kalisari Dapat SP1 Usai Buat Laporan Fiktif Pakai AI di Aplikasi JAKI
Pihak kelurahan berencana menggelar rapat koordinasi yang melibatkan Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub), hingga pemilik bengkel setempat
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2026
Kapok! Petugas PPSU Kalisari Dapat SP1 Usai Buat Laporan Fiktif Pakai AI di Aplikasi JAKI
Indonesia
Dana Korban Penipuan Rp 167 Miliar Diklaim Sudah Dikembalikan Pada Pemilik
Dana yang telah dikembalikan tersebut milik 1.072 korban penipuan digital (scam) yang sebelumnya dapat diblokir IASC dari 15 bank yang digunakan oleh para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026
 Dana Korban Penipuan Rp 167 Miliar Diklaim Sudah Dikembalikan Pada Pemilik
Indonesia
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri tiba di lokasi penggeledahan di kawasan Jakarta Selatan pada sekitar pukul 15.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Indonesia
DPR Tegaskan Literasi Keuangan yang Rendah Bikin Rakyat Jadi 'Mangsa Empuk' Rentenir dan Pinjaman Jahat
Komisi XI DPR RI menilai rendahnya literasi keuangan memicu jebakan pinjaman online ilegal dan rentenir.
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
DPR Tegaskan Literasi Keuangan yang Rendah Bikin Rakyat Jadi 'Mangsa Empuk' Rentenir dan Pinjaman Jahat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Luncurkan Kebijakan Pinjaman Online Koperasi Merah Putih, Tanpa Bunga dengan Proses Hanya 10 Menit
Dalam narasi yang beredar di sebuah unggahan Instagram, Menkeu Purabaya menyebut Koperasi Merah Putih melayani pinjaman online tanpa bunga 0 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Luncurkan Kebijakan Pinjaman Online Koperasi Merah Putih, Tanpa Bunga dengan Proses Hanya 10 Menit
Bagikan