Pj Heru Klaim WFH ASN Mampu Turunkan Kemacetan 4 Persen
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Foto: MP/Asropih)
MerahPutih.com - Kemacetan menjadi salah satu permasalahan klasik di Jakarta yang belum kunjung tertangani.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengklaim bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau work from home aparatur sipil negara (ASN) mampu menurunkan volume kemacetan 4 persen.
Hal itu diungkap Pj Heru dari informasi Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.
Baca Juga:
Selama KTT ASEAN, Sekolah di Jakpus-Jaksel Lakukan PJJ dan ASN WFH 75 Persen
"Dari hasil diskusi tadi Dirlantas bisik-bisik dampaknya adalah lalu lintas 4 persen berkurang," kata Pj Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/8).
Dengan capaian baik itu, klaim Heru, sistem WFH cukup ampuh atasi kemacetan dan diyakini bisa menekan polusi udara di Kota Jakarta.
"Lumayan kalau banyak dampak polusi akibat WFH DKI nanti kemungkinan LH (Dinas Lingkungan Hidup) bisa menyampaikan itu," ujarnya.
Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk menyelesaikan masalah polusi udara Jakarta, demi kesehatan warga.
"Setidaknya Pemda DKI telah melakukan hal-hal yang agar semua khususnya polusi bisa menurun dan juga dampak lalu lintas juga menurun," urainya.
Baca Juga:
Heru Budi Ungkap WFH ASN di DKI Tidak Mengurangi Macet Jakarta
Lebih jauh, Pemprov DKI Jakarta juga akan melaksanakan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sekolah-sekolah wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan selama kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada 5-7 September 2023.
Sedangkan kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bakal ditambah sebesar 75 persen sepanjang KTT ASEAN.
"Pemda sudah WFH. Khusus 4-7 PJJ, termasuk WFH jadi 75 persen di Jakarta Pusat dan Selatan," kata Heru. (Asp)
Baca Juga:
Selain ASN, Mendagri Dorong Perusahaan Swasta Terapkan WFH Tekan Polusi Udara
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Polda Metro Ungkap Lonjakan Kendaraan di 2025, Berdampak Besar ke Kemacetan Jakarta
2026 Jakarta akan Macet, PAM Jaya Minta Maaf karena Proyek Pipa 1.000 Km
6,5 Tahun Menjabat, Syafrin Liputo Dinilai Gagal Wujudkan ERP di Jakarta
Jakarta Jadi Wilayah Terpadat di Dunia, DPRD Usul Pengaturan Perbatasan
Jumat Malam Tol JORR Macet Parah, PSI Minta Jam Operasional Truk di Jakarta Dibatasi
Proyek Galian di Jalan TB Simatupang Selesai, Gerbang Tol Fatmawati 2 Sudah Tidak Gratis
Peringkat Indeks Kemacetan Lalu Lintas di Kota Jakarta Membaik
Perbaikan Pipa Limbah di TB Simatupang Sudah Selesai, Tidak Ada Macet Parah Lagi
Bikin Macet Total, Pramono Minta Perbaikan Tol Semanggi Dilakukan saat Hari Libur
Tim Pengurai Kemacetan Polda Metro Ditempatkan di Gerbang Tol saat Jam Sibuk, Arahkan Pengendara ke Jalur Alternatif