Jakarta Jadi Wilayah Terpadat di Dunia, DPRD Usul Pengaturan Perbatasan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Jakarta Jadi Wilayah Terpadat di Dunia, DPRD Usul Pengaturan Perbatasan

Foto kota Jakarta dari udara. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin buka suara terkait laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menobatkan Jakarta menjadi kota terpadat di dunia hampir 42 juta jiwa yang beraktivitas.

Kepadatan penduduk itu berpotensi menimbulkan masalah sosial. Salah satunya adalah masalah kemacetan dan polusi.

Politikus PKS ini mengatakan, berdasarkan data resmi Dinas Dukcapil DKI pada jumlah penduduk Jakarta lebih dari 11 juta penduduk.

Tapi kalau siang hari masyarakat di ibu kota bertambah. Sebab warga yang bekerja di ibu kota bukan seluruhnya warga Jakarta, melainkan warga dari berbagai daerah penyangga.

Baca juga:

Pramono Ajak Diaspora di Berlin Ikut Wujudan Research Ecosystem Jakarta

"Jadi Jakarta ini penduduknya 11,6 juta, tapi bisa bertambah kalau siang hari," kata Khoirudin Sabtu (29/11).

Bertambahnya jumlah warga yang beraktivitas di Jakarta pada siang hari itu tentu membuat Jakarta menjadi macet.

Karena itu, DPRD bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah membahas rencana untuk menerapkan kebijakan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP).

Khoirudin mengeklaim telah berdiskusi dengan Gubernur Pramono Anung terkait penerapan ERP. Menurut dia, rencananya ERP bakal diterapkan di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

"Jadi, saya baru diskusi dengan Pak Gubernur tentang ERP, di mana jalan Thamrin dan Sudirman mau dipakai jalan berbayar," kata dia.

Meski begitu, ia menilai, rencana penerapan ERP di jalan yang berada di pusat kawasan bisnis Jakarta itu tidak akan berdampak banyak mengatasi kemacetan. Pasalnya, orang dari berbagai daerah akan tetap masuk ke Jakarta menggunakan kendaraan pribadi.

"Sebenarnya kalau mau membatasi kendaraan, jangan di dalam kota. Jalan-jalan yang akan memasuki Jakarta, jalan yang ke arah Jakarta, dari timur, dari barat, dari selatan, ya, mereka harus bayar," kata dia.

Penerapan ERP di perbatasan Jakarta akan berdampak signifikan dalam mengurangi kemacetan. Namun, Pemprov Jakarta juga harus menyiapkan layanan transportasi publik yang mumpuni, agar masyarakat tetap bisa beraktivitas di Jakarta dengan mudah tanpa menggunakan kendaraan pribadi.

"Kita harus sediakan angkutan umum, biar mereka bisa menggunakan kendaraan umum. Jangan sampai masuk ke Jakarta kendaraannya menambah macet dan menambah polusi," pungkasnya. (Asp).

#Jakarta #Jumlah Penduduk #Kemacetan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta
Dinas akan melakukan pendampingan terhadap para siswa yang menjadi korban.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR Setujui Dewas RRI Periode 2026-2031
Suasana Rapat Paripurna Ke-10 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Rapat Paripurna DPR Setujui Dewas RRI Periode 2026-2031
Indonesia
Proyek Giant Sea Wall Berbasis Nature Based Solution Dimulai Oktober Tahun Ini
Perlindungan pesisir yang dikembangkan tidak dimaknai semata sebagai pembangunan tanggul laut, melainkan sebagai sistem terintegrasi yang mengombinasikan tanggul laut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Proyek Giant Sea Wall Berbasis Nature Based Solution Dimulai Oktober Tahun Ini
Indonesia
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Rabu (7/10) Pagi Tidak Sehat, Masuk 5 Besar Terburuk Dunia
Kualitas udara Jakarta pada Rabu (7/10) pagi masuk kategori tidak sehat.
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Rabu (7/10) Pagi Tidak Sehat, Masuk 5 Besar Terburuk Dunia
Berita Foto
Tekuk Thailand Lewat Adu Penalti, Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun
Selebrasi penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero dalam laga Final FIFA Asean Cup 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 06 Oktober 2026
Tekuk Thailand Lewat Adu Penalti, Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun
Berita Foto
Kalahkan Thailand Lewat Drama Pinalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 06 Oktober 2026
Kalahkan Thailand Lewat Drama Pinalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Berita Foto
Kalahkan Vietnam 1-0, Malaysia Raih Juara Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026
Selebrasi pemain Timnas Malaysia usai menang melawan Vietnam dalam FIFA Asean Cup 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 05 Oktober 2026
Kalahkan Vietnam 1-0, Malaysia Raih Juara Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026
Berita Foto
Euforia Pelatihan Timnas Indonesia John Herdman Lolos ke Final FIFA ASEAN CUP 2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 02 Oktober 2026
Euforia Pelatihan Timnas Indonesia John Herdman Lolos ke Final FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Pemprov DKI Jakarta pun berharap perubahan bentuk dan penguatan kapasitas usaha TransJakarta dapat mendukung pengembangan layanan transportasi di Jakarta hingga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Indonesia
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
ramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
Bagikan