Jumat Malam Tol JORR Macet Parah, PSI Minta Jam Operasional Truk di Jakarta Dibatasi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jumat Malam Tol JORR Macet Parah, PSI Minta Jam Operasional Truk di Jakarta Dibatasi

Truk memasuki gerbang Jalan Tol. Foto: Dok. Jasamarga Tollroad Operator

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumat (31/10) malam kemarin terjadi kemacetan parah yang membentang sepanjang Jalan Outer Ring Road (JORR) dari arah Kembangan menuju Cengkareng, Jakarta Barat.

Kemacetan panjang itu dipicu adanya kecelakaan truk pengangkut alat berat yang anjlok ke dalam parit di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Fraksi PSI menyoroti waktu beroperasinya kendaraan-kendaraan barang atau truk-truk dari pagi hingga sore hari sebagai salah satu faktor yang kerap mengakibatkan kemacetan di Jakarta.

Baca juga:

Kemacetan Parah di Pluit karena Kontainer

"Keberadaan kendaraan barang atau truk-truk juga menjadi faktor dalam kemacetan pada malam hari lalu. Ukurannya memakan ruang jalanan yang besar dan membuat kendaraan-kendaraan kecil lainnya sulit bergerak," kata Ketua Fraksi PSI DPRD Jakarta, William Aditya Sarana, Sabtu (1/11).

Mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor (No) 32 Tahun 2011 yang diubah dengan PP No. 30/2021, PSI mengusulkan pembatasan operasional kendaraan barang pada jam-jam tertentu.

"Apabila diperlukan, Gubernur harus memberlakukan pembatasan jam operasional kendaraan-kendaraan pengangkut barang seperti truk agar tidak melintasi jalan-jalan tersebut pada jam-jam tertentu. Harapannya, pembatasan tersebut sekurang-kurangnya bisa meringankan kemacetan di wilayah itu," papar William.

Baca juga:

PSI Jakarta Soroti Rencana Pramono Bangun 19.800 Hunian Baru, Minta Perbaiki Masalah Lainnya

William juga mengkritik kondisi infrastruktur di Jakarta Barat. Menurutnya, kemacetan-kemacetan yang terjadi berulangkali di wilayah tersebut seharusnya memberikan pelajaran serta dorongan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki keadaan.

"Tidak lupa, saya juga ingin menekankan bahwa kemacetan di Jakarta Barat ini bukan terjadi sekali atau dua kali, tetapi sudah sering terulang dari waktu ke waktu. Kemacetan ini mungkin yang paling parah, saya mendapatkan laporan warga bisa terjebak selama 5 sampai 8 jam tidak bergerak di titik yang sama," tuturnya.

Harusnya, kata dia, Pemprov Jakarta memperbaiki kondisi jalanannya, serta perlu ada perluasan di beberapa persimpangan yang rawan.

Baca juga:

Truk Kontainer Membeludak Bikin Keterlambatan Layanan TransJakarta di Kasawan Grogol

"Galian-galian yang sampai sekarang belum juga rampung padahal Jakarta sudah memasuki musim hujan juga jadi masalah. Semakin lama proyek-proyek itu selesai, maka semakin lama dan parah juga kemacetan yang harus dihadapi warga Jakarta Barat," pungkasnya. (Asp)

#Tol JORR #PSI #Kemacetan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Dengan adanya koordinasi, Dishub dapat menyiapkan kantong-kantong parkir, menempatkan petugas, melakukan pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Indonesia
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Indonesia
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Proses perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung dimulai sejak 29 Mei dan ditargetkan baru rampung pada 12 Juni 2026 mendatang, alias lebih dari 2 pekan.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Bagikan