Jumat Malam Tol JORR Macet Parah, PSI Minta Jam Operasional Truk di Jakarta Dibatasi
Truk memasuki gerbang Jalan Tol. Foto: Dok. Jasamarga Tollroad Operator
MerahPutih.com - Jumat (31/10) malam kemarin terjadi kemacetan parah yang membentang sepanjang Jalan Outer Ring Road (JORR) dari arah Kembangan menuju Cengkareng, Jakarta Barat.
Kemacetan panjang itu dipicu adanya kecelakaan truk pengangkut alat berat yang anjlok ke dalam parit di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Fraksi PSI menyoroti waktu beroperasinya kendaraan-kendaraan barang atau truk-truk dari pagi hingga sore hari sebagai salah satu faktor yang kerap mengakibatkan kemacetan di Jakarta.
Baca juga:
"Keberadaan kendaraan barang atau truk-truk juga menjadi faktor dalam kemacetan pada malam hari lalu. Ukurannya memakan ruang jalanan yang besar dan membuat kendaraan-kendaraan kecil lainnya sulit bergerak," kata Ketua Fraksi PSI DPRD Jakarta, William Aditya Sarana, Sabtu (1/11).
Mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor (No) 32 Tahun 2011 yang diubah dengan PP No. 30/2021, PSI mengusulkan pembatasan operasional kendaraan barang pada jam-jam tertentu.
"Apabila diperlukan, Gubernur harus memberlakukan pembatasan jam operasional kendaraan-kendaraan pengangkut barang seperti truk agar tidak melintasi jalan-jalan tersebut pada jam-jam tertentu. Harapannya, pembatasan tersebut sekurang-kurangnya bisa meringankan kemacetan di wilayah itu," papar William.
Baca juga:
PSI Jakarta Soroti Rencana Pramono Bangun 19.800 Hunian Baru, Minta Perbaiki Masalah Lainnya
William juga mengkritik kondisi infrastruktur di Jakarta Barat. Menurutnya, kemacetan-kemacetan yang terjadi berulangkali di wilayah tersebut seharusnya memberikan pelajaran serta dorongan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki keadaan.
"Tidak lupa, saya juga ingin menekankan bahwa kemacetan di Jakarta Barat ini bukan terjadi sekali atau dua kali, tetapi sudah sering terulang dari waktu ke waktu. Kemacetan ini mungkin yang paling parah, saya mendapatkan laporan warga bisa terjebak selama 5 sampai 8 jam tidak bergerak di titik yang sama," tuturnya.
Harusnya, kata dia, Pemprov Jakarta memperbaiki kondisi jalanannya, serta perlu ada perluasan di beberapa persimpangan yang rawan.
Baca juga:
Truk Kontainer Membeludak Bikin Keterlambatan Layanan TransJakarta di Kasawan Grogol
"Galian-galian yang sampai sekarang belum juga rampung padahal Jakarta sudah memasuki musim hujan juga jadi masalah. Semakin lama proyek-proyek itu selesai, maka semakin lama dan parah juga kemacetan yang harus dihadapi warga Jakarta Barat," pungkasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Banjir Picu Kemacetan Parah saat Pulang Kerja di Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakbar
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur