Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur

Banjir setinggi 50 sentimeter (cm) merendam Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Timur pada siang ini, langsung membuat Jalan DI Panjaitan, Jatinegara tergenang.

Padahal, hujan baru turun selama sekitar 15 menit. Bahkan, banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter (cm).

Wakasat Lantas Jakarta Timur Kompol Sunaryo air mulai naik sejak pukul 11.00 WIB dan hingga siang ini belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan kendaraan kecil.

Baca juga:

Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat

"Banjir mulai naik sekitar pukul 11.00 WIB, sampai sekarang masih bertahan ketinggian airnya," ujar Sunaryo.

Akibat banjir tersebut, petugas terpaksa melakukan pengaturan lalu lintas secara manual.

Saat ini, hanya satu lajur yang masih dapat dilalui kendaraan, sehingga terjadi antrean panjang di sejumlah titik.

Untuk mengurai kemacetan, petugas memberlakukan pengalihan arus bagi pengendara yang melintas dari arah Cawang dan UKI.

Pengendara diarahkan untuk berbelok ke kiri menuju Jalan Otista Raya sebagai jalur alternatif.

"Kami menganjurkan pengguna jalan dari arah Cawang dan UKI untuk belok ke kiri menuju Jalan Otista Raya," jelas Sunaryo.

Terkait penyebab banjir, kata Sunaryo kawasan tersebut memiliki kontur tanah yang relatif rendah.

Ketika hujan dengan intensitas tinggi turun, air dengan cepat menggenangi badan jalan.

Selain itu, keberadaan proyek di sekitar lokasi juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi drainase.

#Banjir #Banjir Jakarta #Kemacetan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Bikin Macet Jalan, 613 PKL Kramat Jati Dipindahkan ke 4 Lokasi
Sebanyak 613 PKL Kramat Jati ditata ulang. Penataan dilakukan untuk mengurai kemacetan Jalan Raya Bogor.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Bikin Macet Jalan, 613 PKL Kramat Jati Dipindahkan ke 4 Lokasi
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
Neraka Macet Jalan Cakung Masih Terjadi, Truk Tronton Dialihkan ke Tanah Merdeka
Dishub DKI menutup putaran Cakung untuk mengurai kemacetan parah akibat antrean truk kontainer. Truk tronton dialihkan ke Terminal Tanah Merdeka yang mampu menampung 200 unit.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Neraka Macet Jalan Cakung Masih Terjadi, Truk Tronton Dialihkan ke Tanah Merdeka
Berita Foto
Rekayasa urai Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tipar Kawasan Cakung-Cilincing
Suasana kepadatan lalu-lintas saat jam berangkat kerja di jalan Tipar Cakung, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 Juli 2026
Rekayasa urai Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tipar Kawasan Cakung-Cilincing
Bagikan