Dalam rekaman video yang dibagikan di media sosial, Rodrigo Duterte menyampaikan pesan yang cukup keras dan cukup membuat sakit perut bagi para pelaku kriminal tersebut.
Duterte menegaskan ia akan membunuh siapa saja yang membuat masalah di Filipina.
“Anda tahu, saya hanya seorang manusia, karenanya izinkan saya untuk menyampaikan ucapan selamat; Selama Natal bagi anda para penjahat terkemuka, maling-maling, penjahat koruptor, dan semua yang nekad menyusahkan orang-orang Filipina,” kata Duterte.
“Karenanya jika anda tidak berhenti dan masih melanjutkan kebrutalan anda, sepertinya saat ini bakal menjadi Natal terakhir anda.”
Ini bukan kali pertama sang Presiden berbicara kelewat batas. Sebagai tambahan, akibat ulah politik Duterte itu, banyak warga Filipina yang khawatir akan masa depan mereka.
Menurut Business Insider, Duterte mengklaim bahwa Presiden Russia Vladimir Putin adalah idolanya.
“Saya menyesuaikan diri dengan aliran ideologi anda dan mungkin saya juga akan pergi ke Rusia untuk berbicara dengan Putin dan mengatakan padanya bahwa ada tiga dari kita menghadapi seluruh dunia — China, Filipina, dan Rusia. Satu-satunya cara,” kata Duterte. (dsyamil)
BACA JUGA
- Bantai Tersangka Narkoba, Duterte Bandingkan Dirinya dengan Hitler
- Duterte Tawarkan Hadiah Rp570 Juta Buru Polisi Bekingi Bandar Narkoba
- Jokowi Akui Punya Kesamaan dengan Presiden Filipina Duterte