Pesan Anggota DPR untuk Kontingen Indonesia di SEA Games 2021

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 15 Mei 2022
Pesan Anggota DPR untuk Kontingen Indonesia di SEA Games 2021

Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo. Foto: Dok/Man

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kontingen Indonesia kini tengah bertanding di ajang SEA Games 2021, Hanoi Vietnam.

Anggota Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo Murdiantoro meminta kepada semua atlet agar tidak berpuas diri dengan hasil yang diraih saat ini.

Baca Juga

CdM: Keberhasilan Rifda Kebanggaan Indonesia

"Saya harapkan semua atlet yang bertanding dalam SEA Games kali ini konsisten tampil terbaik sehingga bisa menambah perolehan mendali keseluruhan untuk Indonesia," kata Bramantyo kepada wartawan, Sabtu (14/5).

Politikus partai Demokrat itu menyebut, jika pembinaan olahraga dijalankan dengan maksimal, maka akan memberikan prestasi yang banyak bagi kontingen Indonesia pada kompetisi internasional lainnya.

Bramantyo juga berharap agar pemerintah Indonesia menaruh perhatian yang lebih besar terhadap dunia olahraga, khususnya atlit tanah air.

"Sehingga pelatihan-perhatian maupun pembinaan atlet indonesia kedepannya semakin lebih baik lagi," ujarnya.

Selain itu, Bramantyo menyebut beberapa cabang olahraga yang menjadi unggulan, seperti angkat besi dan pencak silat. Dia berharap, semakin banyak atlet Indonesia yang berprestasi di kompetisi internasional lainnya.

"Saya harap dapat menyumbangkan banyak mendali emas bagi kontingen Indonesia," kata dia.

Baca Juga

Final Renang SEA Games Hari Pertama, Indonesia Koleksi 1 Perak dan 2 Perunggu

Untuk diketahui, hingga Minggu (15/4) pukul 00.00 WIB, Indonesia total mengoleksi 37 medali. Rinciannya adalah 13 medali emas, 16 perak, dan 8 perunggu.

Tambahan lima medali emas disumbang oleh beberapa cabang olahraga (cabor) seperti dayung dan wushu

Empat emas dari nomor dayung itu didapat dari nomor Rowing-Men's Pair (Ferdiansyah/Denri Maulidzar Alghiffari), Rowing-Men's Lightweight Pair (Jefri Ardianto Suwarno/Rio Riski Darmawan), dan Rowing-Men's Quadruple Sculls (Memo/Edwini Ginanjar/Rifqi Harits Taufiqurrahman/Sulpianto), dan Men's Lightweight Single Sculls (Ihram).

Sedangkan satu sumbangan emas dari cabor wushu datang melalui Alisya Mellynar dari nomor Taijiquan.

Di luar lima emas, Indonesia juga menambah empat medali perak dari cabang triathlon nomor individual putri (Inge Prasetyo), dayung Women's Lightweight Double Sculls (Melani Putri/Mutiara Rahma), wushu dari nomor Men's Taijijian (Nicholas ) dan wushi nomor Men's Nanquan (Haris Horatius).

Satu medali perunggu juga didapat Indonesia lewat Ronald Bintang Setiawan dari cabor triathlon tunggal putra.

Saat ini, Indonesia berada di posisi ketiga di bawah Thailand yang mengolek 14 medali emas, 14 perak, dan 29 perunggu. Sementara posisi puncak tetap ditempati tuan rumah Vietnam dengan 96 medali: 38 emas, 30 perak, 28 perunggu. (Pon)

Baca Juga

SEA Games 2021: Malaysia Dipastikan Semifinal, Thailand Segera Menyusul

#Komisi X DPR #Sea Games 2021
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti Batas Waktu Konsumsi Makanan MBG, BGN Diminta Perkuat Pengawasan
Komisi X DPR meminta batas waktu konsumsi MBG disampaikan. DPR ingin adanya label di informasi itu.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Batas Waktu Konsumsi Makanan MBG, BGN Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Polemik komentar sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS menuai sorotan DPR. Ingatkan pentingnya menjaga etika profesi, empati, dan tanggung jawab moral
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Indonesia
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Esti Wijayati meminta anggaran pendidikan difokuskan untuk mengatasi kekurangan guru dan meningkatkan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Indonesia
DPR Desak Putusan MK soal Anggaran MBG Segera Diterapkan pada APBN 2027
Komisi X DPR mendesak pemerintah mempercepat putusan MK soal anggaran MBG di APBN 2027.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Desak Putusan MK soal Anggaran MBG Segera Diterapkan pada APBN 2027
Indonesia
Komisi X DPR Dukung Putusan MK: Anggaran Pendidikan Tak Boleh Dipakai untuk MBG
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian mendukung putusan MK yang menegaskan anggaran pendidikan diprioritaskan untuk kebutuhan inti pendidikan, tidak untuk MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi X DPR Dukung Putusan MK: Anggaran Pendidikan Tak Boleh Dipakai untuk MBG
Indonesia
Komisi X DPR akan Panggil Kemendiktisaintek, Minta Penjelasan Pendirian Universitas Republik Indonesia
Pembahasan mengenai URI belum pernah dilakukan bersama DPR.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Komisi X DPR akan Panggil Kemendiktisaintek, Minta Penjelasan Pendirian Universitas Republik Indonesia
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Jelaskan Rencana Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Belum Pernah di Rapatkan
Komisi X akan meminta penjelasan langsung kepada pemerintah dalam rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi setelah DPR memasuki masa sidang berikutnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Jelaskan Rencana Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Belum Pernah di Rapatkan
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi meminta pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bebas dari perploncoan, kekerasan, dan perundungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Bagikan