Pertemuan AHY-Puan Bisa Dimaknai Jika PDIP Akui keabsahan Partai Demokrat
Puan Maharani bertemu dengan AHY di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/6). Foto: MP/Asropih
MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Plataran Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/6).
Loyalis Anies Baswedan, Musni Umar mengatakan, petemuan dua petinggi partai besar itu dapat dimaknai bahwa Demokrat kubu AHY merupakan partai yang sah sesuai aturan.
Baca Juga
"Pertemuan Puan dan AHY dapat dimaknai bahwa PDIP sebagai partai penguasa mengakui keabsahan Partai Demokrat dibawah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono," cuit Musni Umar melalui Twitter resminya, Senin (19/8).
Dengan demikian, kata Musni, para hakim di Mahkamah Agung (MA) dalam memutus perkara Peninjauan Kembali (PK) Moeldoko dkk mempertimbangkan secara sungguh-sungguh selain fakta hukum.
"Juga realitas politik bahwa yang sah adalah Partai Demokrat yang dipimpin AHY," tuturnya.
Baca Juga
Disamping itu, mantan Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) ini menyebut, pertemuan AHY dan Puan memiliki makna politik setidaknya membuat suasana politik lebih dingin dan tidak terus bergejolak.
"Khususnya di tubuh Partai Demokrat sangat panas sampai ada cap jempol darah setelah Moeldoko mengajukan PK di MA untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat dari AHY," tutupnya. (Asp)
Baca Juga
AHY Temui Puan, PKS Masih Percaya Janji Demokrat Dukung Anies
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia