Perseteruan KPK-Setnov, ICW Minta Jokowi Teladani Sikap JK

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 15 November 2017
Perseteruan KPK-Setnov, ICW Minta Jokowi Teladani Sikap JK

Presiden Jokowi bersama Wapes JK. (Biro Pers Setpres via Facebook Presiden Joko Widodo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Presiden Joko Widodo meneladani sikap Wakil Presiden Jusuf Kalla yang lebih tegas terhadap permintaan kuasa hukum Setya Novanto terkait prosedur pemeriksaan Ketua DPR itu di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Karena jauh-jauh hari Pak JK bilang tak harus ada izin dari presiden dan alasannya saya kira sudah tepat bahwa Pak Setnov itu ketua DPR, dia (harusnya) menjadi contoh dari artinya menjadi contoh bagaimana pejabat publik itu menghormati hukum," ujar Koordinator ICW Adnan Topan Husodo di Hotel Sari San Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Selain itu, Adnan juga meminta Jokowi tak menyikapi kasus yang menjerat Setnov dengan kacamata politik. Hal itu terkait ketidaktegasan sikap Jokowi ‎dalam meredam polemik pemeriksaan Setnov di lembaga antirasuah.

‎"Jangan sampai kemudian sikap-sikap itu lebih banyak dilatarbelakangi oleh kalkulasi politik. Di mana ini bicara mengenai soal 2019, bicara mengenai bagaimana koalisi pemerintahannya," tandasnya.

Adnan mengakui bila nasib Jokowi memang sangat ditentukan oleh solidnya koalisi di pemerintahannya. Sebab, Golkar selaku partai yang dipimpim Setnov termasuk dalam koalisi pemerintahan Jokowi.

Meski demikian, terang Adnan, bukan berarti hal itu menjadikan Jokowi tak mampu bertindak tegas menengahi kisruh yang ‎disebabkan oleh Setnov. Terlebih, dalam politik segala sesuatunya bersifat dinamis.

‎"Bisa jadi misalnya di 2019 awal atau ketika menjelang pencalonan presiden, Golkar memutuskan pindah (tak usung Jokowi), ya itu bisa saja. Artinya itu kan bukan sesuatu yang pasti juga," tukasnya.

Karenanya, menurut Adnan, bila Jokowi terlalu ‎memikirkan kalkulasi politik, justru Jokowi akan terpenjara ‎dengan sikapnya sendiri.

‎"Karena pada saat yang sama masyarakat memilih Presiden untuk mengambil sikap yang tegas," pungkasnya. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Jokowi Diminta Tegas Sikapi Perseteruan KPK-Setnov

#Setya Novanto #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Gugatan Pembatalan Bebas Bersyarat Setya Novanto Masuki Tahap Akhir, Boyamin Ungkap Ada Dugaan Cacat Administrasi
Sidang gugatan pembatalan bebas bersyarat Setya Novanto masuk tahap akhir. Kuasa hukum ARRUKI dan LP3HI mengungkap ada dugaan cacat hukum.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Gugatan Pembatalan Bebas Bersyarat Setya Novanto Masuki Tahap Akhir, Boyamin Ungkap Ada Dugaan Cacat Administrasi
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Bebas Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum ARUKKI dan LP3HI: Masih Terlibat Kasus TPPU
Setya Novanto diminta kembali ke penjara jika bebas bersyarat dibatalkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Bebas Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum ARUKKI dan LP3HI: Masih Terlibat Kasus TPPU
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Setya Novanto Bebas Lebih Cepat, Sebut Kader Setia yang Telah Selesai Jalani Hukuman
Menurutnya, semua prosedur dan peraturan perundang-undangan telah dipenuhi dengan benar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 19 Agustus 2025
Setya Novanto Bebas Lebih Cepat, Sebut Kader Setia yang Telah Selesai Jalani Hukuman
Indonesia
Golkar Siapkan Posisi Jika Setnov Mau Aktif Lagi di Kepengurusan Partai
Golkar juga tidak pernah menolak kader yang ingin kembali aktif dalam kepengurusan partai.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Agustus 2025
Golkar Siapkan Posisi Jika Setnov Mau Aktif Lagi di Kepengurusan Partai
Indonesia
Golkar Tegaskan Setnov Tidak Pernah Dipecat, Statusnya Masih Kader Beringin
Golkar tidak pernah mengeluarkan surat pemecatan terhadap Setnov sejak berstatus tersangka pada 2017 silam hingga saat ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Agustus 2025
Golkar Tegaskan Setnov Tidak Pernah Dipecat, Statusnya Masih Kader Beringin
Indonesia
Terpaksa Manut, Ketua KPK Akui Pembebasan Bersyarat Setnov Terasa Tidak Adil
Pemberlakuan bebas bersyarat merupakan bagian dari sistem hukum pidana yang berlaku di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Agustus 2025
Terpaksa Manut, Ketua KPK Akui Pembebasan Bersyarat Setnov Terasa Tidak Adil
Indonesia
MAKI Desak Menteri Imipas Batalkan Bebas Bersyarat Setya Novanto dan Ancam Gugat ke PTUN
MAKI juga mengirimkan surat keberatan atas remisi yang diberikan kepada Setnov ke Dirjen Pemasyarakatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Agustus 2025
MAKI Desak Menteri Imipas Batalkan Bebas Bersyarat Setya Novanto dan Ancam Gugat ke PTUN
Indonesia
Ahmad Doli Kurnia Sebut Setya Novanto Masih Kader Golkar, Belum Pernah Diberhentikan
Wakil Ketua Umum Golkar sebut Setnov masih bertatus kader partai.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Agustus 2025
Ahmad Doli Kurnia Sebut Setya Novanto Masih Kader Golkar, Belum Pernah Diberhentikan
Bagikan