Penularan COVID-19 Tinggi, Pembatasan Mobilitas Kawasan Bekasi Makin Ketat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 07 Juli 2021
Penularan COVID-19 Tinggi, Pembatasan Mobilitas Kawasan Bekasi Makin Ketat

Ilustrasi - Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menutup tempat niaga pelanggar ketentuan PPKM Darurat di Kecamatan Cikarang Selatan, Senin petang (5/7). ANTARA/Pradita K Syah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian siap menambah titik penyekatan menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) di kawasan Kabupaten Bekasi.

Adapun sekarang ini, baru terdapat dua titik penyekatan, masing-masing di GT Tambun dan Cikarang Pusat.

"Tujuannya agar tidak ada mobilitas masyarakat di jalan raya atau keluar perumahan. Karena lonjakan kasus COVID-19 saat ini sudah luar biasa," terang Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, Rabu (7/7).

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Masih Temukan Bermacam Pelanggaran PPKM Darurat di Bekasi, Apa Saja?

Hendra melanjutkan, pengguna jalan yang diizinkan masuk ke dalam jalan tol yang memenuhi kriteria dalam peraturan PPKM Darurat.

Antara lain, pekerja di sektor esensial dan kritikal.

Ia menegaskan, di luar itu bakal disuruh putar balik.

"Mereka yang boleh lewat atau masuk yang sesuai ketentuan bekerja di sektor esensial. Kritikal dan keadaan darurat lainnya. Itu saja. Di luar itu tidak diizinkan," tutur Hendra.

 Tenda darurat yang didirikan di halaman RSUD dr Chasbullah Abdulbadjid atau RSUD Bekasi. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Tenda darurat yang didirikan di halaman RSUD dr Chasbullah Abdulbadjid atau RSUD Bekasi. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono mengatakan, terdapat dua akses jalan menuju gerbang tol arah Jakarta yang disekat saat ini. Kedua titik itu Gerbang Tol Cikarang Pusat Deltamas dan Tambun Grand Wisata.

"Rencana ada dua akses jalan menuju tol yang kami tutup atau sekat," ucap Argo.

Baca Juga:

PPKM Darurat, Akses Masuk Bekasi Diperketat

Hendra menambahkan, dua akses lainnya menuju gerbang Tol Cikarang Barat dan Cibatu.

Yaitu penutupan akses jalan menuju jalan tol untuk membatasi mobilitas warga saat penerapan PPKM Darurat.

Alasannya, tujuan PPKM Darurat ini membatasi mobilitas masyarakat lantaran kasus COVID-19 tengah mengalami lonjakan cukup tinggi. (Knu)

Baca Juga:

Mobilitas Warga Depok, Tangerang dan Bekasi bakal Dibatasi

#COVID-19 #Bekasi #PPKM Darurat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
KAI pastikan 84 korban tabrakan kereta Bekasi sudah pulang dari RS, 17 masih dirawat. Disediakan klaim biaya, trauma healing, dan layanan Lost and Found hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
Indonesia
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Sidang Tipikor Bandung dakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kunang dan ayahnya menerima suap Rp 12,4 miliar dari pengusaha Sarjan untuk proyek senilai Rp 107,6 miliar.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Indonesia
81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah
Selain yang dirawat di RS, KAI juga membantu pengobatan korban yang telah melakukan berobat secara mandiri melalui mekanisme klaim atau reimbursement.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah
Indonesia
KAI Tanggapi Rangkaian Bunga di Stasiun Bekasi Timur: tak Saling Kenal, tapi Ada Rasa Kebersamaan
Apa yang terlihat di Bekasi Timur menjadi gambaran kuat tentang hubungan yang terbangun antarpara pengguna KRL.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
KAI Tanggapi Rangkaian Bunga di Stasiun Bekasi Timur: tak Saling Kenal, tapi Ada Rasa Kebersamaan
Bagikan