Penghuni Minta Pemprov DKI Ringankan Biaya Sewa Rusunawa
Pekerja menyelesaikan proyek kontruksi pembangunan Rusunawa Tingkat Tinggi Pasar Rumput di Jakarta, Kamis (8/2). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
MerahPutih.com - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan sejumlah penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) milik Pemprov DKI mengadu, lantaran mereka kesulitan membayar sewa rusun akibat wabah corona.
Sarjoko mengaku pihaknya telah menerima sejumlah surat dari para penghuni perihal kesulitan membayar sewa itu.
Baca Juga
Kemenristek Kembangkan Jahe Merah, Jambu Biji dan Minyak Kelapa untuk Daya Tahan Tubuh
"Surat dikirimkan secara kolektif mengenai keluhan retrihusi. Ada juga yang memberikan keluhan secara lisan," ujar Sarjoko kepada wartawan, Minggu (3/5).
lanjut Sarjoko, mereka meminta Pemda DKI untuk membuat kebijakan meringankan biaya sewa karena tak mampu bayar. Hal itu lantaran ekonomi para penyewa melemah imbas dari pandemi corona.
"Harapannya agar ada keringanan penundaan retribusi dan ada juga yang minta pembebasan," terang dia.
Sarjoko menuturkan, bahwa surat keluhan tersebut telah disampaikan kepada Pemprov DKI Jakarta dan informasinya saat ini sedang disiapkan keputusan gubernur (Kepgub) untuk memberikan keringanan tersebut.
Baca Juga
Hasil Tes Kedua, Jumlah Pegawai PT Sampoerna Positif COVID-19 Bertambah Jadi 65 Orang
"Kami masih menunggu terbitnya kepgub yang akan mengatur relaksasi berbagai retribusi, termasuk di dalamnya retribusi rusunawa," tutup dia. (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Menteri Ara Janji Ratusan Rumah Susun Subsidi Dibangun di Tahun 2026, Dekat Perkotaaan
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah