Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 17 menit lalu
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari

Pedagang daging. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menanggapi santai rencana aksi mogok massal yang dilakukan oleh para pedagang daging yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI). Meski gelombang protes mulai menguat, Pramono optimistis pasokan daging di ibu kota tidak akan lumpuh total.

Pramono mengaku telah memantau langsung situasi di pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan komoditas protein tersebut. Ia meyakini masih banyak pedagang yang tetap memilih untuk melayani pelanggan di tengah ancaman mogok kerja.

“Saya membaca berita itu dan saya sudah mengecek di lapangan. Memang ada keinginan (mogok), tetapi saya yakin tetap berjualan di Jakarta. Tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya berjualan,” tegas Pramono, Kamis (22/1).

Tagih Janji Manis Kementerian Pertanian

Di sisi lain, Dewan Pengurus Daerah (DPD) APDI DKI Jakarta menyatakan langkah mogok ini merupakan puncak kekecewaan terhadap pemerintah. Ketua DPD APDI Jakarta, Wahyu Purnama, mendesak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Badan Pangan Nasional untuk segera turun tangan menekan harga sapi yang kian tak masuk akal.

Wahyu mengungkapkan bahwa pemerintah sebelumnya menjanjikan harga sapi timbang hidup akan stabil dalam waktu dua pekan setelah rapat pada 5 Januari lalu. Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Kondisi ini diperparah dengan daya beli masyarakat yang sedang merosot tajam.

“Harga sapi timbang hidup dari feedloter yang terlalu tinggi, harga karkas dari Rumah Potong Hewan (RPH) akhirnya mengikuti naik,” ujar Wahyu.

Jabodetabek Berhenti Beroperasi Tiga Hari

Aksi mogok berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1). Aksi ini menyasar seluruh pasar tradisional dan RPH di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Para pedagang berharap aksi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah agar segera merealisasikan janji stabilisasi harga.

Jika tidak, pelaku UMKM dan masyarakat menengah ke bawah akan terus menjadi korban dari tingginya harga daging di pasaran.

#Daging #Daging Sapi #Stok Daging #Harga Daging #Harga Daging Sapi #Pramono Anung #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Aksi mogok berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 17 menit lalu
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Indonesia
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Hujan deras yang tak kunjung reda sejak pagi membuat pola mobilitas warga berubah
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 21 menit lalu
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Indonesia
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Pemprov DKI Jakarta mencatat RTH baru 5,6 persen pada 2025. Target 30 persen pada 2045, pemerintah siapkan berbagai strategi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Indonesia
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Pemprov Jakarta menambah 32 bus sekolah ramah disabilitas dan lima rute baru pada 2026. Total kini 37 armada melayani 10 rute demi akses pendidikan inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas, Target Sekolah Swasta Gratis DKI 2026 Turun Jadi 100 Sekolah
Pemprov DKI Jakarta menurunkan target sekolah gratis 2026 menjadi 100 sekolah. APBD DKI 2026 turun menjadi Rp 81,3 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Dana Transfer Daerah Dipangkas, Target Sekolah Swasta Gratis DKI 2026 Turun Jadi 100 Sekolah
Indonesia
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan kebijakan WFH dan PJJ di tengah cuaca ekstrem. Hal itu dinilai sebagai langkah darurat.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Indonesia
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Indonesia
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Dana jumbo ini dialokasikan khusus untuk subsidi transportasi, pangan, hingga pengelolaan air demi menjaga stabilitas ekonomi warga ibu kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Bagikan