Dana Transfer Daerah Dipangkas, Target Sekolah Swasta Gratis DKI 2026 Turun Jadi 100 Sekolah
Ilustrasi sekolah. (Foto: DPRD DKI Jakarta)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menurunkan target perluasan program sekolah gratis pada tahun 2026. Sebelumnya, pada Agustus 2025, Pemprov DKI menargetkan program sekolah gratis dapat menjangkau hingga 258 sekolah swasta di Jakarta.
Namun, dalam perencanaan terbaru, Pemprov DKI hanya akan menambah jumlah sekolah swasta peserta program menjadi 100 sekolah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan peningkatan dari pelaksanaan sebelumnya dan bukan pengurangan program.
"Terkait dengan sekolah gratis, kita bertambah dari 40 sekolah menjadi 100 sekolah di 2026. Jadi tidak dikurangi, bahkan bertambah menjadi 100 sekolah dan setiap tahun akan kami upayakan untuk terus bertambah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," ujar Atika di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Baca juga:
Sekolah Swasta di Jakarta Dibebaskan Bayar Pajak Bumi dan Bangunan, Zaman Ahok dan Anies Tidak Bisa
Meski demikian, Atika mengakui terjadi penyesuaian target penambahan sekolah gratis pada tahun ini. Jika semula direncanakan mencapai lebih dari 250 sekolah, kini Pemprov DKI menetapkan target realistis sebanyak 100 sekolah.
Penurunan target tersebut disebabkan adanya pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat, termasuk dana bagi hasil (DBH) yang nilainya mencapai sekitar Rp 15 triliun.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah. Awalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2026 direncanakan mencapai sekitar Rp 95 triliun. Namun, akibat berkurangnya dana transfer dari pusat, APBD DKI 2026 ditetapkan hanya sebesar Rp 81,3 triliun.
Baca juga:
Disdik DKI Jakarta akan Tambah Ratusan Yayasan Pendidikan untuk Program Sekolah Swasta Gratis
Dengan penurunan anggaran tersebut, Pemprov DKI terpaksa melakukan rasionalisasi dan penyesuaian pagu anggaran pada sejumlah program prioritas yang akan dijalankan sepanjang 2026.
"Bahwa betul memang dari rencana 250-an sekolah gratis, karena ada pengurangan signifikan pada DBH, tentunya kita harus melakukan rasionalisasi dari jumlah. Jadi memang faktornya adalah karena pengurangan dari pendapatan yang berasal dari DBH," jelas Atika.
Sebagai informasi, pada tahun 2025 Pemprov DKI Jakarta telah melaksanakan uji coba program sekolah gratis di 40 sekolah swasta. Program tersebut menjangkau sebanyak 4.932 siswa dari 142 rombongan belajar yang merupakan siswa kelas awal atau angkatan baru. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Dana Transfer Daerah Dipangkas, Target Sekolah Swasta Gratis DKI 2026 Turun Jadi 100 Sekolah
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Revitalisasi Glodok-Kota Tua, Rano Karno: Potensi Wisata Sangat Besar
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Transjabodetabek Bakal Tembus Bandara Soetta, Pramono: Saya Yakin akan Ramai
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Persoalan Banjir di Jakarta Tak Kunjung Terselesaikan, DPRD: OMC Hanya Instrumen Tambahan, Bukan Jawaban