Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca

Sejumlah petugas tengah melakukan modifikasi cuaca untuk tekan cuaca ekstrem di Jakarta. (foto: dok BPBD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari keempat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem serta potensi bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Operasi Modifikasi Cuaca tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia.

Pada Senin (19/1), kegiatan OMC dilaksanakan melalui tiga sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Baca juga:

Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir

Sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan fokus penyemaian awan di wilayah perairan utara Jakarta. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 8.000 hingga 12.000 kaki dengan menggunakan 800 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl). Strategi ini bertujuan meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan Jakarta agar presipitasi terkonsentrasi di laut.

Sorti kedua kembali difokuskan pada Perairan Barat Laut hingga Utara Jakarta. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 9.000–10.000 kaki dengan target awan jenis Cumulus. Hasil pengamatan menunjukkan awan memiliki base sekitar 4.000 kaki dan top hingga 11.000 kaki. Pada sorti ini, kembali digunakan 800 kilogram NaCl untuk mengoptimalkan peluruhan awan hujan di wilayah perairan.

Sementara itu, pada siang hari, sorti ketiga dilaksanakan dengan fokus penyemaian di wilayah udara Bogor dan Depok. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000–6.000 kaki menggunakan 800 kilogram bahan semai Kalsium Oksida (CaO).

Penyemaian di wilayah selatan tersebut bertujuan mengendalikan dan memecah awan hujan yang berpotensi bergerak ke Jakarta, sehingga intensitas hujan di wilayah hilir dapat ditekan.

Baca juga:

Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa seluruh pelaksanaan OMC hari keempat dilakukan berdasarkan analisis meteorologi terkini serta pemantauan dinamika atmosfer secara berkelanjutan.

“Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat ini difokuskan pada wilayah perairan dan wilayah selatan Jakarta sebagai langkah strategis untuk mengurangi potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah daratan DKI Jakarta,” ujar Yohan, Senin (19/1).

Ia menambahkan, penentuan lokasi dan ketinggian penyemaian disesuaikan dengan arah angin, jenis awan, serta potensi pertumbuhan awan hujan yang terpantau oleh BMKG.

BPBD DKI Jakarta bersama BMKG dan TNI AU akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian selama periode pelaksanaan OMC guna memastikan efektivitas upaya mitigasi cuaca ekstrem.

BPBD DKI juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

“Informasi kebencanaan dan peringatan dini cuaca dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs bpbd.jakarta.go.id, serta akun media sosial resmi @bpbddkijakarta,” tutup Yohan. (Asp)

#Modifikasi Cuaca #Cuaca Ekstrem #BPBD DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - 14 menit lalu
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - 1 jam, 44 menit lalu
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 39 menit lalu
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan