Pemprov DKI bakal Lakukan OMC Dua Kali Sepekan Hadapi Kekeringan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemprov DKI bakal Lakukan OMC Dua Kali Sepekan Hadapi Kekeringan

Ilustrasi: Petugas mengangkut garam (NaCl) menuju pesawat BNPB Cessna PK-ALA di landasan parkir Posko Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bandara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/6/2026).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) setidaknya dua kali dalam sepekan dalam upaya mengantisipasi kemarau panjang yang diperkirakan bakal berlangsung hingga Oktober.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana untuk melakukan modifikasi cuaca demi membuat hujan di wilayah ibu kota. Namun, OMC hanya bisa dilakukan ketika ada awan yang cukup di langit.

Permasalahan yang ada saat ini, kata dia, keberadaan awan jarang ditemukan. Ketika tidak ada awan, OMC tidak mungkin bisa dilakukan.

"Jadi intinya tadi saya sudah memberikan persetujuan untuk kalau bisa setiap minggu itu satu-dua kali dibuat hujan buatan atau modifikasi cuaca kalau ada awan. Karena ini akan berlangsung lama," ujar Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/8).

Baca juga:

BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026



Lebih lanjut, ia telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI untuk mengantisipasi dampak musim kemarau. Dari rapat itu diketahui bahwa musim kemarau yang disertai fenomena El Nino kali ini diperkirakan masih akan terjadi hingga dua bulan mendatang.

"Dari data yang ada, puncak El Nino itu akan panjang, mungkin salah satu yang terpanjang jika dibandingkan dengan 2023. Puncaknya kurang lebih nanti akhir September atau minggu pertama, kedua, Oktober baru akan ada hujan," ucapnya.

Pramono juga mengingatkan masyarakat untuk siaga menghadapi potensi kebakaran. Pasalnya, peristiwa kebakaran sangat berpotensi terjadi selama musim kemarau.

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta disebut akan membuat kampanye untuk mengantisipasi peristiwa kebakaran, termasuk dalam penyediaan air bersih. Di sisi lain, ia juga meminta aparat di tingkat RT/RW untuk mempersiapkan akan alat pemadam api ringan (APAR).

"Karena ini pasti cepat atau lambat karena suasananya kering dan mungkin untuk terjadi ISPA," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca

#Modifikasi Cuaca #DKI Jakarta #Kekeringan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - 1 jam, 24 menit lalu
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Namun, ada sejumlah aspek yang menjadi bahan evaluasi keberadaan lajur sepeda itu, agar nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Indonesia
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Saat ini sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen dari total luas daratan Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Indonesia
Wali Kota New York Zohran Mamdani Dukung Pramono Anung Terbitkan Obligasi Daerah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Wali Kota New York Zohran Mamdani Dukung Pramono Anung Terbitkan Obligasi Daerah
Indonesia
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Indonesia
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Wali Kota Mamdani mengajak Pramono bergabung dengan para pemimpin kota dunia di New York untuk membahas solusi atas sejumlah persoalan perkotaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Pada tahap awal, layanan segmen Velodrome–Manggarai dibuka secara terbatas di tiga stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka, dan Manggarai.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Bagikan