Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Ketua DPRD DKI, Khoirudin dan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menyiapkan skema darurat dengan membuat kebijakan bekerja dari rumah atau Work From (WFH) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Hal itu dinilai sebagai langkah darurat dalam menghadapi potensi banjir di tengah cuaca ekstrem.
Pramono bersyukur, pada akhir pekan kemarin saat hujan deras yang menyebabkan banjir terjadi ketika libur panjang. Jadi, pihaknya tak perlu memberlakukan kebijakan WFH di Jakarta.
"Kalau memang akan terulang kembali, dan mudah-mudahan tidak ya, mudah-mudahan tidak, karena kemarin ketika curah hujan di hari Sabtu-Minggu, kebetulan kan lagi libur panjang. Sehingga tidak memerlukan work from home," kata Pramono di Jakarta, Rabu (21/1).
Baca juga:
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
"Tetapi kalau ada indikasi seperti itu dan di hari biasa, saya akan memutuskan untuk dilakukan work from home, terutama untuk anak-anak didik kita," sambungnya.
Saat ini, kata Pramono, Pemprov DKI terus berupaya melakukan langkah mitigasi dengan memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), kemudian memastikan seluruh fasilitas pompa berfungsi optimal.
Sedangkan untuk modifikasi cuaca sendiri, Pemprov DKI sudah mengalokasikan anggaran untuk satu bulan ke depan.
Baca juga:
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Biasanya, tambah Pramono, Jakarta mengalikasikan dana modifikasi cuaca hanya selama tiga hari.
"Haru kali ini sebenarnya hal yang berkaitan dengan modifikasi cuaca, operasi modifikasi cuaca itu anggarannya dipersiapkan sampai dengan satu bulan penuh. Biasanya hanya satu, dua, tiga hari," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Transjabodetabek Bakal Tembus Bandara Soetta, Pramono: Saya Yakin akan Ramai
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Pramono Anung Targetkan Stasiun Harmoni Sebagai Pusat Nongkrong Baru Warga Jakarta Tahun 2029