Pengendara Ojek Online Bentrok dengan Sopir Angkot, Ratusan Penumpang 'Keleleran'

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Rabu, 08 Maret 2017
Pengendara Ojek Online Bentrok dengan Sopir Angkot, Ratusan Penumpang 'Keleleran'

Penumpang terlantar naik mobil polisi. (FOTO Antara/Licky)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Aksi demo ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Tangerang yang berujung bentrok, Rabu (8/3), membuat ratusan penumpang di sejumlah jalur di Kota Tangerang kelimpungan, tak dapat tumpangan. Puluhan mobil polisi pun dikerahkan untuk mengatasi penumpang yang 'keleleran' di sepanjang jalur angkot.

"Enggak ada angkot yang jalan, semua angkot pada demo," ujar Winda, salah seorang penumpang angkutan umum yang kesulitan mendapatkan angkot.

Aksi oleh ratusan sopir angkot ini adalah sebagai bentuk penolakannya terhadap keberadaan kendaraan angkutan umum berbasis online, seperti ojek online dan taxi online.

Informasi yang berhasil dihimpun merahputih.com, dalam bentrok tersebut ada sekitar lima angkot yang kacanya dipecahkan oleh pengendara ojek online. Dua kubu itu saling serang dengan lemparan batu. Aksi brutal ini bermula ketika puluhan pengemudi ojek online melakukan sweeping terhadap sopir angkot di depan Polres Metro Tangerang.

Aksi nekat para pengendara ojek online ini merupakan aksi balasan karena mereka merasa diperlakukan kasar oleh angkot yang menggelar demo di beberapa titik di Kota Tangerang. Untuk menghentikan aksi mereka, polisi juga sempat membuang tembakan peringatan.

Koordinator aksi, Umar mengungkapkan, armada angkot yang ikut dalam aksi tersebut adalah angkot R07 Binong-Malabar, R06 A Bonang- Cikokol R06 B Legok-Pos R19 Perum 2- Gading Serpong, dan R13 Klp Dua- Perumnas 1, atau sekitar 600 angkot.

#Polres Metro Tangerang #Ojek Online #Angkutan Kota
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Sejumlah pengemudi Ojek online (Ojol) melintasi Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Agustus 2026
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Indonesia
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Regulasi layanan pengantaran barang dan makanan jangan sampai justru menambah beban para mitra ojol.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Indonesia
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
Pembahasan Perpres tentang ojek daring di tingkat kementerian telah selesai dan tinggal menunggu proses penandatanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
City Property
Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas
Ketentuan pembagian pendapatan antara aplikator dan driver. Ia meminta ketentuan potongan sebesar 8 persen untuk aplikator dan 92 persen untuk driver benar-benar diterapkan di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Dengan hadirnya shelter di kawasan tersebut, Pramono pun meminta agar Dishub DKI memperbanyak shelter di titik-titik lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Indonesia
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Komisi V DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut agar benar-benar diterapkan sesuai keputusan pemerintah. 

Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Indonesia
Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Pendapatannya turun karena si pengusahanya menurunkan tarif sehingga menjadi pendapatan kepada pengemudi ini turun
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
 Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Pertemuan intensif antara pihak aplikator, jajaran pimpinan DPR, serta Kementerian Perhubungan membuahkan kesepakatan bulat mengenai tenggat waktu pelaksanaan aturan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Indonesia
Belum Akan Diterapkan, Maxim Masih Kaji Kebijakan Pendapatan Aplikator 8 Persen
Perusahaan masih melakukan diskusi internal dan penelitian lebih lanjut terkait implementasi kebijakan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Belum Akan Diterapkan, Maxim Masih Kaji Kebijakan Pendapatan Aplikator 8 Persen
Bagikan