Pengendara Diimbau Menghindari Melintas di Kawasan GBK hingga Silang Monas
Massa buruh bergerak ke arah Balai Kota untuk melanjutkan aksi di Istora Senayan pada Senin (1/5/2023). (ANTARA/Redemptus Elyonai Risky Syukur)
MerahPutih.com - Penerapan sistem ganjil genap di wilayah DKI Jakarta hari ini ditiadakan. Kebijakan tersebut diberlakukan karena bertepatan dengan libur nasional Hari Buruh Internasional atau May Day.
"Iya (ganjil genap ditiadakan), kan libur nasional," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Senin (5/1).
Baca Juga:
Partai Buruh akan Deklarasikan Koalisi Orang Kecil saat May Day
Latif juga mengimbau agar pengendara menghindari kawasan yang menjadi titik kumpul perayaan May Day seperti kawasan Gelora Bung Karno, DPR dan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
"Masyarakat biar tidak kejebak kemacetan untuk hindari kawasan GBK, Gedung DPR dan Patung Kuda Silang Monas," ucapnya.
Baca Juga:
Hadiri Peringatan May Day, Kapolri: Hidup Buruh!
Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan di titik-titik konsentrasi massa buruh. Rekayasa dan pengalihan arus akan bersifat situasional.
"Polri siap mengawal dan mengamankan massa buruh menyampaikan aspirasinya," jelas Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho. (Knu)
Baca Juga:
Ada May Day Fiesta, Polisi Imbau Warga Besok Jangan Olahraga di GBK
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
Masa Transisi KUHP Baru Dinilai Rawan, DPR Wanti-Wanti Kekosongan Hukum