Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut

Petugas SPPG di dapur MBG.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly, atau yang akrab disapa Amure, mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk segera mengusut tuntas dugaan praktik saling pinjam siswa dan keberadaan siswa fiktif di salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Sampang, Madura. Sekolah yang dimaksud yakni SDN 1 Batuporo Timur, yang beralamat di Dusun Pandiyan, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung.
?
Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan proses distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut, meskipun disebutkan tidak ada aktivitas siswa di lokasi. Video itu direkam langsung oleh seorang warga setempat bernama Zainuddin.
?
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Jika benar sebuah sekolah menerima program negara tanpa keberadaan siswa yang nyata, ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bisa menjadi pelanggaran serius dalam dunia pendidikan. Wajib diusut,” tegas Amure, Kamis (22/1).
?
Pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan praktik saling pinjam siswa atau pencatatan siswa fiktif berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan utama program pendidikan dan pemenuhan gizi anak. “Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk kepentingan peserta didik. Kalau siswanya tidak ada, lalu untuk siapa anggaran itu disalurkan? Ini harus diusut secara transparan dan tuntas,” ujarnya.

Baca juga:

Imbas Insiden Keracunan MBG, 10 SPPG Dihentikan Sementara


?
Amure menegaskan, apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam pencatatan siswa fiktif, kasus tersebut dapat masuk ke ranah pidana. “Saya mendesak Kemendikdasmen tidak menutup mata. Lakukan audit menyeluruh, libatkan aparat pengawas internal, dan jika perlu serahkan kepada aparat penegak hukum. Dunia pendidikan tidak boleh dicemari praktik manipulatif,” pungkasnya.
?
Sebelumnya, sebuah video penyaluran MBG ke sebuah sekolah dasar berdurasi 3 menit 38 detik yang disebut tidak memiliki siswa aktif viral di media sosial. Informasi tersebut disampaikan perekam video yang mengaku bernama Zainuddin.
?
Dalam video itu disebutkan bahwa di Dusun Pandiyan, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, terdapat lembaga pendidikan SDN 1 Batuporo Timur yang menerima jatah MBG, meskipun tidak ada aktivitas kegiatan belajar-mengajar (KBM) karena tidak memiliki siswa.
?
“Di sini ada lembaga sekolah SDN 1 Batuporo Timur. Setiap harinya mendapatkan bantuan MBG sebanyak 63 porsi. Namun, di lembaga SDN 1 Batuporo Timur ini tidak pernah ada aktivitas belajar-mengajar karena di sekolah ini tidak ada siswa dan siswi yang aktif bersekolah,” kata Zainuddin dalam video tersebut dikutip Rabu (21/1).(Pon)

Baca juga:

Video Makanan MBG Dibagikan Pakai Plastik Viral, Ini Penjelasan Resmi SPPG


?
?

#Makan Bergizi Gratis #Madura #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Dapur-dapur tersebut menjadi bagian dari sistem penyediaan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Bagikan