Pengen Nikmati Tiga Kuliner Legendaris NTT di Satu Tempat? Ini Surganya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 20 April 2018
Pengen Nikmati Tiga Kuliner Legendaris NTT di Satu Tempat? Ini Surganya

Se'i sapi sambal rica di warung se'i sapi khas Kupang, Bandung. (Instagram/ seisapi_khaskupang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki banyak kuliner daerah yang terkenal secara nasional. Sebut saja bose, se'i, dan luat. Anda sudah mencoba ketiganya?

Se'i yaitu daging asap khas NTT. Daging yang digunakan sapi atau babi. Bose atau bubur jagung bose yaitu olahan jagung dengan campuran kacang merah, labu manis, dan santan. Sedangkan luat merupakan sambal khas NTT yang memiliki rasa pedas, asam, serta aroma yang kuat.

Bagi Anda pecinta kuliner NTT, datang ke festival makanan tradisional di Kota Kupang mungkin tepat, pada akhir pekan ini. Anda akan menemukan bose, se'i, dan luat secara gratis. Selain ketiga kuliner legendaris itu, ada Anda akan disuguhkan kuliner khas dari NTT lainnya.

Pemerintah Kota Kupang akan menggelar festival makanan tradisional khas Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (21/4). Festival makanan tersebut spesial karena diselenggarakan dalam rangka HUT ke-22 Kota Kupang pada 25 April 2018.

"Festival makanan tradisional yang akan diikuti 180 peserta ini untuk membangkitkan semangat warga Kota Kupang dalam mengkonsumsi makanan lokal khas NTT," kata Wali Kota Kupang Jefrison Riwu Kore kepada wartawan di Kupang, Jumat (20/4).

Se'i sapi tumis bayam mushroom plus telor ceplok, di warung se'i sapi khas Kupang, Bandung. (Instagram/ seisapi_khaskupang)
Se'i sapi tumis bayam mushroom plus telor ceplok, di warung se'i sapi khas Kupang, Bandung. (Instagram/ seisapi_khaskupang)

Jefrison menjelaskan, seperti dilansir dari Antara, peserta festival tersebut terdiri dari 40 instansi pemerintah di lingkungan pemerintahan Kota Kupang, dan sisanya dari BUMN, lembaga perbankan, perhotelan, serta TNI dan Polri.

Menu makanan tradisional seperti jagung bose, se'i, dan luat itu akan dibagikan secara gratis kepada 2.000 orang yang mengikuti kegiatan car free day di Jalan El Tari Kupang pada Sabtu (21/4).

"Semua makanan tradisional yang dihasilkan dalam festival makanan tradisional itu akan dibagikan secara gratis kepada 2.000 orang peserta Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Raya El Tari," katanya.

Festival makanan tradisional tersebut dilaksanakan sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap program pemerintah pusat dalam pengembangan usaha wisata kuliner. "Kita berharap dengan digelarnya festival kuliner ini akan semakin tumbuhnya minat masyarakat Kota Kupang dalam mengkonsumsi makanan tradisional NTT serta semakin berkembangnya usaha kuniler di daerah ini," tegas Jefrison.

Bubur jagung bose. (Instagram/ yusranpare)
Bubur jagung bose. (Instagram/ yusranpare)

Festival makanan tradisional NTT kemudian akan menjadi agenda tahunan pemerintah daerah guna mendorong pembangunan sektor pariwisata khususnya pengembangan usaha wisata kuliner. Jadi bagi Anda pecinta kuliner NTT, acara tersebut bisa menjadi agenda tahunan untuk menikmati lagi kuliner setempat yang mungkin akan lebih kaya lagi. (*)

Baca juga berita lain terkait kuliner nusantara dalam artikel: Sentiling Singkong Si Warna-warni Andalan Semarang

#Kuliner Nusantara #Nusa Tenggara Timur (NTT) #Wisata NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Indonesia
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Bantuan JHL Foundation terasa istimewa karena pertama yang diterima langsung komunitas mereka setelah terdampak gempa.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Merah Putih Kasih
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim JHL Foundation menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Indonesia
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Paus Leo XIV mengaku sangat sedih melihat korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan yang ditimbulkan bencana tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Indonesia
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Pertamina menunda pengoperasian Terminal BBM Reo di Manggarai, NTT pascagempa magnitudo 7,7. Dermaga masih menunggu tes struktur.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Indonesia
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Bagikan