Pecah Kongsi Racikan OG! Rahasia Kelam Sengketa Merek Ayam Goreng Suharti

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 1 jam, 42 menit lalu
Pecah Kongsi Racikan OG! Rahasia Kelam Sengketa Merek Ayam Goreng Suharti

Pemilik restoran Ayam Goreng Suharti dikabarkan meninggal. (Foto: dok

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dunia kuliner Nusantara kembali mengenang perjalanan panjang pendiri rumah makan Ayam Goreng Suharti, Hj. Suharti, yang berpulang di Yogyakarta pada usia 86 tahun beberapa hari lalu.

Publik mungkin kerap bertanya-tanya melihat ada dua waralaba restoran ayam goreng dengan logo berbeda memajang nama almarhumah di merek mereka. Ternyata ada kisah pilu di balik itu.

Baca juga:

Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia

Perceraian di Balik Gurihnya Bumbu Ayah Goreng

Di balik gurihnya kremesan serta kelezatan bumbu yang melintasi generasi sejak 1970-an, tersimpan balada pahit pertikaian rumah tangga yang berujung pada perpecahan bisnis keluarga Suharti.

Akibat sengketa di meja hijau usai bercerai dari Bambang Sachlan Praptohardjo pada awal 1990-an, Suharti kehilangan hak hukum atas nama dan logo restoran yang dirintisnya dari nol.

Kurangnya pemahaman mengenai aspek legalitas merek di awal masa perintisan membuat Suharti terkejut ketika hak atas merek 'Ayam Goreng Ny. Suharti' dan logo dua ekor ayam jantan terdaftar atas nama pribadi sang mantan suami.

Perempuan yang menggagas kesuksesan bisnisnya dari nol itu harus rela kehilangan hak atas restoran 'Ayam Goreng Ny. Suharti' yang sudah tenar di tanah air.

Baca juga:

Sengketa Merek Dagang, Meta Digugat Perusahaan Seni

Bangkit Lewat Logo Wajah Asli Ny. Suharti

Meski harus kehilangan aset dan hak paten nama lama, Suharti tidak menyerah begitu saja karena yakin otentisitas rasa berada penuh di tangannya.

Pada tahun 1991, Suharti merintis kembali usahanya dari Jalan Solo, Yogyakarta, dan mendaftarkan hak paten baru berbekal identitas "Ayam Goreng Suharti" tanpa imbuhan kata "Ny".

Guna menjamin keaslian resep dan memberikan pembeda tegas bagi para pelanggan setianya, dia memasang foto wajah dirinya yang tersenyum mengenakan kebaya khas sebagai logo resmi.

Baca juga:

Kenali Jenis Ayam Goreng Khas Korea

Perjalanan Bisnis dan Beda Logo Ayam Goreng Suharti

  • Awal Perintisan (1962–1972): Ny. Suharti meracik resep dari warisan keluarga Mbok Berek dan menjajakan ayam goreng keliling sebelum melepas nama Mbok Berek untuk mendirikan RM Ayam Goreng Ny. Suharti.

  • Pembagian Peran Bisnis: Hj. Suharti memegang kendali resep dan kualitas produksi dapur, sedangkan mantan suaminya mengurus operasional, legalitas, serta ekspansi gerai.

  • Pecah Kongsi (1991): Pasca perceraian, seluruh hak merek "Ayam Goreng Ny. Suharti" berlogo dua ayam jantan dikuasai mantan suami.

  • Kebangkitan Baru (1992): Suharti mendirikan restoran baru bernama "Ayam Goreng Suharti" (tanpa 'Ny') dengan logo foto wajah dirinya berkebaya dan bersanggul yang dipatenkan secara sah pada 1992.

Pecah kongsi yang melahirkan dua restoran nyaris sama 'Ayam Goreng Ny. Suharti' dan 'Ayam Goreng Suharti' ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dalam membangun sebuah kerajaan bisnis kuliner di Indonesia. (*)

#Kuliner Nusantara #Ayam Goreng #Merek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Pecah Kongsi Racikan OG! Rahasia Kelam Sengketa Merek Ayam Goreng Suharti
Terkuak alasan ada 2 logo Ayam Goreng Suharti! Simak kisah pecah kongsi, sengketa hak merek dengan mantan suami, hingga profil Hj. Suharti di sini.
Wisnu Cipto - 1 jam, 42 menit lalu
Pecah Kongsi Racikan OG! Rahasia Kelam Sengketa Merek Ayam Goreng Suharti
Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Lifestyle
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Almarhumah sempat mengalami sesak napas selama empat hari sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Lifestyle
Arc’teryx Menang Gugatan Merek di Indonesia, Hakim Batalkan Pendaftaran Perusahaan asal Tiongkok
Arc'teryx memenangi gugatan di Pengadilan Niaga. Hakim membatalkan pendaftaran perusahaan asal Tiongkok.
Soffi Amira - Jumat, 27 Maret 2026
Arc’teryx Menang Gugatan Merek di Indonesia, Hakim Batalkan Pendaftaran Perusahaan asal Tiongkok
Indonesia
Gugatan Merek Ditolak, Arc’teryx Kecewa dengan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta
Merek dari Amer Sports Canada Inc., Arc'teryx Equipment, kecewa dengan putusan Pengadilan Niaga Jakarta. Hal itu terkait gugatan pembatalan merek.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Gugatan Merek Ditolak, Arc’teryx Kecewa dengan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Indonesia
Ayam Goreng Widuran Solo Kembali Buka, Pasang Spanduk Besar Jualan Nonhalal
Wali Kota Solo Respati Ardi memperbolehkan Ayam Goreng Widuran kembali berjualan dengan catatan mencantumkan tulisan nonhalal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Juni 2025
Ayam Goreng Widuran Solo Kembali Buka, Pasang Spanduk Besar Jualan Nonhalal
Indonesia
Anggota DPRD Solo Adukan Ayam Goreng Widuran, Polresta: Walkot Solo Sudah Turun Tangan
Ayam Goreng Widuran dialaporkan ke Polresta Surakarta dalam kasus penipuan menjual makanan nonhalal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Juni 2025
Anggota DPRD Solo Adukan Ayam Goreng Widuran, Polresta: Walkot Solo Sudah Turun Tangan
Indonesia
Anggota DPRD Solo Laporkan Ayam Goreng Widuran ke Polisi, Bawa Bukti Nota Pembelian
Anggota DPRD Solo mengadukan Ayam Goreng Widuran ke polisi. Ia juga membawa nota pembelian pada 5 Mei 2025 lalu.
Soffi Amira - Rabu, 11 Juni 2025
Anggota DPRD Solo Laporkan Ayam Goreng Widuran ke Polisi, Bawa Bukti Nota Pembelian
Bagikan