Pengakuan Bamsoet setelah Alami Kecelakaan saat Reli di Meikarta
Pembalap Sean Gelael (kiri) berpose bersama Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PP IMI Bambang Soesatyo (kanan) pada Kejurnas Sprint Rally di Meikarta, Sabtu (27/11). ANTARA/HO/dok. Tim Sean Gelael
MerahPutih.com - Kecelakaan dialami oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet dengan pembalap nasional Sean Gelael, saat mengikuti ajang balap reli di Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/11)
"Kemarin terjadi clash karena teknis kendaraan, bukan drivernya," kata Bamsoet di kompleks DPR, Minggu (28/11).
Baca Juga
Alami Kecelakaan Balap Reli di Meikarta, Bamsoet Dipastikan Selamat
Ia mengaku kaget dengan peristiwa tersebut. Namun, dirinya memastikan dalam kondisi baik-baik saja.
"Artinya kemarin suatu peristiwa yang excited bagi saya. Saya baik-baik aja, Alhamdulillah," lanjutnya.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) lantas memuji Sean yang sigap mengambil keputusan saat kecelakaan itu. Bamsoet mengatakan dirinya dikeluarkan dari mobil oleh Sean tanpa bantuan orang lain.
"Bahkan Sean keluar membalikkan sendiri mobil yang miring, sementara saya tetap berada di dalam dan Sean membantu saya keluar tanpa bantuan orang lain," jelasnya.
Ia tak meragukan mental Sean sebagai pembalap kelas dunia. Dia menyebut Sean tetap tenang meski mobil terbalik.
"Di situ saya menyaksikan langsung mental Sean sebagai pembalap level dunia. Meski mobil terbalik, ia tetap tenang," ujarnya seraya tersenyum.
Baca Juga
Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Malaka, Lima ABK Ditemukan Selamat
Eks ketua DPR itu menjelaskan, walaupun mengalami kecelakaan di pengalaman pertamanya mengikuti sprint rally, dirinya tetap bahagia.
Sebab, menurut Bamsoet setiap kegiatan apapun yang dilakukan, pasti tidak lepas dari resiko, termasuk resiko kecelakaan. Segingga ia memuju keberanian para atlet balap.
"Apalagi jika sedang berjuang di kejuaraan internasional untuk mengharumkan nama bangsa," jelas Bamsoet.
Karena itulah, dirinya mengingatkan kepada setiap pembalap dan official tim, agar senantiasa menerapkan standar keselamatan yang tinggi bagi kendaraannya.
"Sehebat apapun pembalap, pasti tidak bisa menghindari resiko terjadinya kecelakaan. Karena itu diperlukan manajemen yang handal dan kekompakan bersama timnya," pungkas Bamsoet. (Knu)
Baca Juga
Kecelakaan Bus Vs 2 Minibus di Sragen, 1 Orang Tewas dan 10 Luka
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Bye-Bye Macet! Lihat Penampakan Taksi Terbang Tanpa Pilot yang Bakal Mengudara di IKN, Tarifnya Bikin Kaget!
Pembalap Indonesia Mengguncang Monza! Sean Gelael Rebut Poin Penting di Ajang Balap Kelas Dunia
Bamsoet Tegaskan Komunikasi Intensif Pemerintah dan Partai Politik Kunci Pengesahan RUU Perampasan Aset
Drama 6 Jam di Paul Ricard: Sean Gelael Sabet Podium 2 GTWCE, Buktikan Kualitas Pembalap Indonesia
Tak Ada Presidential Threshold di Pemilu, Bamsoet: Capres Berkualitas Rendah Diprediksi bakal Muncul
Nama Soeharto Dicabut dari TAP MPR soal KKN
Pantun Bamsoet Buka Paripurna Terakhir MPR Singgung Beringin di Persimpangan Jalan
Bamsoet Nilai Penambahan Komisi di DPR Sesuai Jumlah Kementerian