Penangkapan Sejumlah Terduga Teroris Jelang Nataru Patut Diapresiasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 Desember 2021
Penangkapan Sejumlah Terduga Teroris Jelang Nataru Patut Diapresiasi

Ilustrasi. (Foto: Antara/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Densus 88 Polri telah menangkap delapan orang terkait indikasi terorisme jaringan Jamaah Ansharu Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah (JI) sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Jaringan Muslim Madani (JMM) mencatat, satu bulan menjelang Nataru 2022, ada puluhan terduga teroris yang diamankan Densus 88 di sejumlah wilayah.

Peneliti JMM Lukman Hakim mengatakan, kinerja keras densus 88 patut didukung dan diapresiasi.

Baca Juga:

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo, Amankan Senapan Angin

"Aksi-aksi terorisme masih menjadi ancaman nyata dan serius bagi stabilitas dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Gerak cepat dan antisipasi Densus 88 patut kita apresiasi," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/12).

Lukman mengingatkan bahwa ideologi terorisme bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 dan ajaran agama mana pun.

"Kewajiban negara hadir dalam melindungi warganya dari ancaman radikalisme dan terorisme," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa kebangkitan Taliban menjadi titik balik dalam evolusi terorisme global. Di mana Afganistan menjadi surga bagi para kelompok teror untuk mempertahankan eksistensinya.

Selain itu, keterlibatan perempuan dalam terorisme di Asia Tenggara menunjukkan adanya peningkatan.

Boy Rafli mengatakan bahwa tren ini dapat terus berlanjut apabila tidak direspons dengan tepat dan cepat.

Ancaman lain yang harus diantisipasi adalah aktivitas pendanaan terorisme.

Kini pundi pendanaan terorisme dapat bersumber dari mana saja, salah satunya melalui donasi atau kotak amal yang baru-baru ini ditemukan di Indonesia.

“Terorisme tidak boleh dikaitkan dengan ras, agama, atau peradaban apa pun," jelas Boy yang juga jenderal polisi ini.

Baca Juga:

Jaksa Anggap Pembelaan Munarman Soal Perkara Terorisme Tak Berdasar

Merespons ancaman-ancaman tersebut, BNPT bekerja sama dengan mitra di dalam dan luar negeri.

Sebagai bentuk langkah pencegahan, BNPT memimpin tim sinergisitas yang beranggotakan 46 kementerian/lembaga. Melalui sinergisitas ini, BNPT dan kementerian/lembaga terkait melakukan pembangunan fisik dan non-fisik di 5 provinsi yaitu Jabar, Jateng, Jatim, NTB, dan Sulteng.

BNPT juga tengah menggarap Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN).

Kawasan yang akan dijadikan kawasan pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata ini akan dikelola oleh mitra deradikalisasi sebagai bentuk pemberdayaan berbasis kesejahteraan.

Keseriusan BNPT juga ditunjukkan melalui Peraturan Presiden Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) yang diteken Presiden Joko Widodo pada awal tahun ini.

RAN PE mengedepankan langkah-langkah soft approach (pendekatan lunak) dalam pencegahan terorisme.

Selain itu, BNPT juga aktif merajut kerja sama dengan negara sahabat dalam menanggulangi terorisme.

Boy Rafli menekankan bahwa aksi kekerasan dan terorisme merupakan isu penting yang harus menjadi perhatian seluruh entitas dunia.

"Perlu ada kerja sama dengan berbagai stakeholders agar penanggulangan terorisme dapat terlaksana dengan efektif," tutup Boy.

Sebagai informasi, Jamaah Islam (JI) dan Jamaah Ansharu Daulah merupakan organisasi militan teroris internasional.

Jamaah Islam (JI) dicurigai sebagai dalang dari peristiwa Bom Bali 1 dan 2, serta sejumlah aksi teror bom lain dalam dua dekade terakhir di Indonesia.

Kemudian Jamaah Ansharu Daulah adalah pendukung khilafah ISIS (Islamic State of Irak & Syiria) yang terkait dalam peristiwa bom Surabaya pada 2018 dan bom Makassar pada 2021.

Kedua organisasi militan teroris tersebut diduga melakukan berbagai tindakan radikalisme dan terorisme untuk menakuti warga dan negara dalam satu dekade ini di Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Beragam Modus Penghimpunan Dana Teroris Enam Tahun Terakhir

#Terorisme #Penangkapan Teroris #Densus 88
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Densus 88 Buru Gerombolan Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi Tepi Sawah Sukoharjo
Densus 88 dan Jatanras turun tangan mengusut kasus pembakaran warung mi babi di Sukoharjo. Simak kesaksian mencekam korban di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Densus 88 Buru Gerombolan Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi Tepi Sawah Sukoharjo
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Penyidik kini menelusuri nomor telepon yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Bagikan