Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis

Sebanyak 6.500 eks anggota JI berkumpul di Edupark UMS Solo, Minggu (30/8). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - EKS anggota Jemaah Islamiyah (JI) dari sedikitnya 28 provinsi telah membubarkan diri dan bergabung ke pangkuan NKRI. Mereka kembali ke NKRI atas kehendak sendiri dan diberikan pelatihan sesuai kemampuan dan keinginannya untuk kembali bermasyarakat. Kepala Densus 88 Antiteror Polri Irjen Pol Sentot Prasetyo menegaskan program ini merupakan wujud komitmen penuh kepolisian dalam mengawal proses reintegrasi sosial mantan anggota JI.

"Program ini dirancang berkelanjutan untuk memastikan seluruh eks Jemaah Islamiyah mendapatkan bimbingan agar dapat diterima kembali oleh masyarakat luas sekaligus meneguhkan komitmen menjaga keutuhan NKRI," kata Sentot dalam pertemuan 6.500 eks anggota Jemaah Islamiyah (JI) dari Provinsi Jateng, Jatim, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Edupark Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (30/8).


Ia memaparkan, hingga saat ini, Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total. Sebanyak 7.942 eks anggota dan simpatisan telah aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang tersebar di seluruh wilayah tersebut. Selain itu, Densus 88 juga telah melakukan assessment transformasi ideologi terhadap 1.611 responden di 11 wilayah strategis guna memetakan kondisi riil para mantan anggota setelah pembubaran.


“Untuk mendorong kemandirian ekonomi, Polri berkolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan untuk menggelar 19 jenis pelatihan keterampilan,” katanya.

Baca juga:

Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya



Pelatihan tersebut, kata dia, meliputi keterampilan teknisi AC, barista kopi, content creator, digital marketing, juru sembelih halal, kewirausahaan agribisnis, pertanian terpadu, hingga pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Program ini dirancang berkelanjutan untuk memastikan seluruh eks Jemaah Islamiyah mendapatkan bimbingan agar dapat diterima kembali oleh masyarakat luas sekaligus meneguhkan komitmen menjaga keutuhan NKRI," katanya.

Dia menyebut sebanyak 7.942 eks anggota dan simpatisan telah aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang tersebar di seluruh wilayah tersebut. Selain itu, Densus 88 juga telah melakukan assessment transformasi ideologi terhadap 1.611 responden di 11 wilayah strategis guna memetakan kondisi riil para mantan anggota setelah pembubaran.


“Guna mengoptimalkan proses transformasi pemikiran dan penguatan moderasi beragama, Densus 88 AT Polri telah menyiapkan 15 program lanjutan di masa depan,” katanya.


Dia menambahkan keberhasilan implementasi roadmap ini dinilai tidak lepas dari kuatnya sinergi dengan mitra daerah, seperti Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah, Kementerian Agama, serta organisasi keagamaan seperti Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jateng.

"Melalui ruang dialog terbuka ini, kita menyaksikan kehadiran nyata negara. Kami berharap sinergi ini melahirkan langkah konkret dalam menghadapi dinamika ancaman kekerasan berbasis ekstremisme, sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi bangkitnya afiliasi kelompok ekstremis baru di Indonesia," pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah

#Solo #Densus 88 #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Bagikan