Penampakan Embun Es di Puncak Gunung Merbabu

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 02 Agustus 2023
Penampakan Embun Es di Puncak Gunung Merbabu

Fenomena alam Gunung Merbabu membeku. (MP/@merbabuviasuwanting)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena embun es muncul di puncak Gunung Merbabu. embun-embun yang menempel di dedaunan membeku menjadi kristal es.

Kejadian langka itu diunggah di akun medsos instagram @merbabuviasuwanting. Ada dua gambar foto dan satu video yang memperlihatkan embun beku menempel di tumbuhan.

Baca Juga

Penjelasan TNGGP soal Fenomena Es di Puncak Gunung Gede Pangrango

Unggahan tersebut juga direpost akun resmi Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), btn_gn_merbabu.

"Fenomena langka terjadi di pos 3 merbabu via suwanting. Embun pagi di dedaunan berubah menjadi kristal es, semua itu diakibatkan karena cuaca suhu yang extrim. Ini biasanya terjadi di puncaknya musim kemarau sekitar bulan agustus. Gimana guys ada yang pernah ngalami?" keterangan dalam unggahan foto dan video tersebut.

Dikonfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Nurpana Sulaksono, tidak menampik adanya fenomena alam itu.

"Ya benar terjadinya fenomena embun beku di Gunung Merbabu. Embun beku itu baru terpantau terjadi di Pos 3 Jalur Suwanting, di Kabupaten Magelang," kata Nurpana, Rabu (2/8).

Baca Juga

Patung PB VI di Lereng Merapi-Merbabu Tandai Peran Sang Raja dalam Perang Jawa

Dikatakannya, di lokasi yang membeku tersebut berada di ketinggian di atas 2.500 mdpl. Kemungkinan embun beku juga terjadi di wilayah di atas pos 3.

"Fenomena puncak Gunung Merbabu membeku tersebut sudah terjadi dua hari ini," katanya.

Dia mengatakan fenomena embun beku tahun ini menjadi kali pertama sejak lebih dari lima tahun terakhir. Embun beku tersebut pernah terjadi di Merbabu pada 2014-2016 silam.

"Jadi memang wilayah Selo, Suwanting itu memang karena iklim, kondisi cuaca, kondisi geografisnya, lokasinya berpengaruh. Kalau seperti itu (embun beku) sudah di bawah 5 derajat celcius, seperti 3 atau 4 derajat celcius," katanya.

Dia menambahkan untuk Gunung Merbabu wilayah Boyolali dan Semarang masih aman belum ada temuan tanaman membeku di puncak. Untuk wilayah Magelang kondisi wilayahnya memang tangkapan awan.

"Kalau Gunung Merbabu wilayah Boyolali dan Semarang kondisi wilayahnya langsung terkena sinar matahari jadi cukup panas," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Pendaki Gunung Merbabu Asal Jakarta Tewas

#Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Pelaku mengatakan menjalankan aksinya demi memperoleh imbalan uang dari jaringan yang mengendalikannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Polresta Surakarta Sita 3,5 Kilogram Sabu, Pelaku Dapat Upah Rp 17 Juta
Indonesia
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Jateng Kekurangan Dokter Spesialis dan Perawat, Ajukan 1000 Formasi ke Pemerintah Pusat
Keberadaan dokter spesialis non-ASN, kata dia, dinilai menjadi solusi sementara sambil menunggu penambahan formasi ASN kesehatan yang disetujui pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Jateng Kekurangan Dokter Spesialis dan Perawat, Ajukan 1000 Formasi ke Pemerintah Pusat
Indonesia
Akhirnya, Produsen Tarik Kembali 100 Ton Liter Minyakita Bau Solar di Soloraya
PT Kusuma Mukti Remaja menarik 182.500 liter Minyakita berbau solar di Soloraya. Produk diganti baru, investigasi kontaminasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Akhirnya, Produsen Tarik Kembali 100 Ton Liter Minyakita Bau Solar di Soloraya
Indonesia
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi
Penyelidikan dilakukan secara proaktif meski hingga kini belum ada laporan resmi dari masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi
Indonesia
Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit
Minyak goreng yang diterima berwarna pekat bau mirip solar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit
Indonesia
Warga Klaten Keluhkan Bantuan Minyakita Bau Solar
Pemkab Klaten langsung melakukan penindakan dengan menarik Minyakita tersebut agar tidak dipakai warga.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Warga Klaten Keluhkan Bantuan Minyakita Bau Solar
Indonesia
Puncak Musim Kemarau, 3 Desa di Lereng Gunung Merapi Klaten Kesulitan Air Bersih
Dropping air bersih menjadi upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau, 3 Desa di Lereng Gunung Merapi Klaten Kesulitan Air Bersih
Indonesia
Sumanto Bantah Terkait Dugaan Korupsi MBG, Mengaku Tak Kenal Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto membantah terlibat dalam dugaan korupsi tata kelola MBG. Ia juga mengaku tidak mengenal mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Sumanto Bantah Terkait Dugaan Korupsi MBG, Mengaku Tak Kenal Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Bagikan